MobiL Listrik PK 12 EV 52 Mobil Mini Boogie Bertenaga Batre Hasil Inovasi SMK Pasundan 2 Bandung

DJABARPOS.COM, Bandung – Di tengah kemajuan teknologi yang kini telah menyentuh sektor otomotif. Inovasi di dunia otomotif tak pernah berhenti. Buktinya, banyak diciptakan berbagai mobil tenaga listrik yang mampu menjadi solusi jitu untuk mengurangi emisi gas buang.

Para siswa mencoba berdiskusi dengan guru produktif dan kepala program TKR SMK Pasundan 2 Bandung mencoba menciptakan sesuatu yang bisa menjadi kebanggaan sekolah dan Negara.

Iklan Djabar Pos

Dengan alasan itu kami membuat konsep mobil mini boogie bertenaga batre yang di gerakan oleh motor listrik. Semoga prototipe mobil listrik ini bisa dikembangkan atau disempurnakan oleh adik-adik kami di jurusan TKR sehingga dapat menjadi kendaraan yang memiliki kualitas dan berfungsi dengan baik yang bisa digunakan sebagai bahan pembelajaran dan pemahaman tentang teknologi mobil listrik.

Konsep, inspirasi atau ide lahirnya mobil listrik yang dijuluki PK 12 EV 52 itu sendiri adalah; PK 12, kependekan dari Pelita Karya 1 No 2 (Alamat sekolah), EV untuk Electric Vechicle (mobil listrik), dan 52 adalah angka untuk HUT Pasundan yang Ke-52.

Soal harga atau anggaran untuk satu unit rancangan prototipe mobil listrik berkisar Rp 35 jt.

Tiga komponen utama mobil listrik adalah
Batre, Motor listrik, Controller.

Motor listrik yang digunakan adalah motor BLDC (Brushles DC) dengan spesifikasi:
Motor
Volt : 48 V DC
Power : 850 W
Curent : 21 A
Speed : 3000 r/min (30-40 Km/Jam).

Baterai
Baterai : Lifepo4 – 48 V 50 Ah dilengkapi Baterai Management Sistem (BMS),
yang dikontrol melalui Hp Android.
Kapasitas Baterai : 2 jam pemakaian dengan
Lama pengsian (charger) : 6 – 8 Jam dari 5%.

Mobil listrik adalah kendaraan yang sepenuhnya digerakan oleh motor listrik menggunakan tenaga listrik yang bersumber dari batre, dan batrenya dapat di isi ulang (charger).

Electric vechicle (EV) sangat mungkin menjadi salah satu alternatif dalam pengolaan energi berkelanjutan. Meskipun mobil listrik memiliki beberapa keuntungan potensial, tapi penggunaan mobil listrik secara meluas masih memiliki banyak hambatan dan kekurangan.

Seperti harga untuk satu unit mobil listrik yang masih jauh lebih mahal dibanding dengan mobil bensin karena batre lhithium ion yang mahal. Factor lain yang menghambat tumbuhnya penggunaan mobil listrik adalah minimnya stasiun pengisian batre mobil listrik serta kurang kepercayaan masyarakat terhadap mobil listrik.

Perbedaan mobil listrik dan bensin :
Mobil listrik : Menggunakan Tenaga yang bersumber dari energy listrik (Batre)
Mobil Bensin : Menggunakan Tenaga yang bersumber dari Pembakaran bahan bakar (bensin). (Advertorial)

Iklan Djabar Pos

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *