147,5 Juta Pemudik, Pemerintah Klaim Arus Lebaran 2026 Aman Meski Masih Ada Titik Macet

DJABARPOS.COM, Jakarta – Pemerintah mengklaim penyelenggaraan arus mudik dan balik Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 berjalan aman dan terkendali, meski diwarnai sejumlah titik kemacetan. Total pergerakan masyarakat tercatat mencapai 147,55 juta orang.

Capaian tersebut disampaikan Asisten Deputi Koordinasi Penanganan Konflik dan Keamanan Transportasi Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Yade Setiawan Ujung, dalam rapat evaluasi di The Margo Hotel, Kamis (9/4/2026).

“Secara umum pelaksanaan mudik berjalan aman, lancar, dan terkendali berkat kolaborasi lintas sektor,” ujarnya.

Data Mobile Positioning Data (MPD) menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat selama periode Lebaran. Selain itu, penggunaan angkutan umum juga meningkat menjadi 23,54 juta penumpang, mencerminkan meningkatnya kepercayaan publik terhadap layanan transportasi.

Dari sisi keamanan, pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dinilai efektif menekan gangguan. Angka kamtibmas turun 19,5 persen, kejahatan menurun 16,9 persen, dan kecelakaan lalu lintas berkurang 5,31 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Indeks kepuasan masyarakat juga meningkat menjadi 82,15.

Meski demikian, pemerintah mengakui masih terdapat sejumlah catatan penting. Kemacetan terjadi di beberapa titik krusial seperti Tol MBZ, Pelabuhan Gilimanuk dan Merak, serta jalur lintas Sumatera. Selain itu, pelanggaran pembatasan kendaraan sumbu tiga ke atas juga menjadi perhatian.

Evaluasi tersebut akan menjadi dasar perbaikan ke depan, terutama dalam peningkatan kapasitas infrastruktur, optimalisasi manajemen lalu lintas, serta penguatan aspek keselamatan dan komunikasi publik.

Pemerintah menegaskan akan terus memperkuat koordinasi lintas sektor guna memastikan penyelenggaraan arus mudik dan balik di masa mendatang semakin aman, nyaman, dan berkualitas. (Arsy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *