DJABARPOS.COM, Jakarta – Ada 7 Kapolda diganti. Pergantian ini termasuk di 2 wilayah besar di Pulau Jawa, Yakni Polda Jawa Barat dan Polda Metro Jaya.
Informasi mengenai 7 Kapolda diganti ini sudah diupblikasikan pada hari Rabu 29 Maret 2023. Ini merupakan mutasi perwira tinggi yang dilakukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Sebanyak 7 Kapolda diganti, salah satunya adalah Irjen Fadil Imran. Ia digeser dari kursi Kapolda Metro Jaya menjadi Kabaharkam Polri.
Dari telegram Polri yang sudah tersebar, Kapolda Metro Jaya selanjutnya akan dijabat oleh Irjen Poll Karyoto.
Sementara untuk kursi Kapolda Jawa Barat akan diisi Irjen Pol Akhmad Wiyagus. Ia menggantikan Irjen Pol Suntana yang masuk masa pensiun.
Pergantain lainnya terjadi di Polda Sulawesi Tengah. Irjen Pol Rudy Sufahriadi yang masuk masa pensiun atau purna tugas akan digantikan Irjen Pol Agus Nugroho.
Berikutnya adalah posisi Kapolda Lampung yang saat ini dijabat Irjen Pol Akhmad Wiyagus akan diisi oleh Irjen Pol Helmy Santika.
Untuk posisi Helmy Santika di kursi Kapolda Gorontalo akan digantikan oleh Irjen Pol Angesta Romano Yoyol.
Selanjutnya Kapolda Kalimantan Barat akan dijabat Brigjen Pol Pipit Rismanto.
Sedangkan Kapolda Sulawesi Selatan akan dijabat oleh Irjen Pol Setyo Boedi Moemponi Harso menggantikan Irjen Pol Nana Sudjana yang memasuki masa purna tugas.
Polri Kini Bersiap Hadapi Arus Mudik 2023
Sementara itu, jajaran Polri kini bersiap hadapi mudik 2023. Bahkan Polri akan menggelar mudik gratis bagi masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman merayakan Idul Fitri 1444 Hijriah.
Pada Selasa lalu (28/3/2023), Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan bahwa program mudik gratis tengah dipersiapkan, terutama kesiapan armada bus.
Sigit, sebagaimana dikutip dari PMJ News, sudah menginstruksikan kepada seluruh jajaran Korlantas Polri untuk menyiapkan strategi pengamanan terkait pelaksanaan arus mudik dan balik Idul Fitri 2023.
Berdasarkan pernyataan dari Kemenhub, lanjut Sigit, jumlah pemudik pada 2023 akan lebih besar dibanding pada 2022. Tahun ini, diperkirakan sebanyak 123 juta masyarakat akan melakukan mudik.
“Jadi kita bisa bayangkan bagaimana kalau rekayasa lalu lintas yang kita persiapkan ke depan tidak kita laksanakan secara maksimal,” terang Sigit.
“Pengalaman kemarin, mudik di 2022 yang tadinya kita perkirakan bahwa akan terjadi kemacetan luar biasa, alhamdulillah bisa kita atasi,” sambung Kapolri.
Untuk memastikan mudik tahun ini berjalan aman, nyaman dan lancar, Sigit menambahkan jajaran Polri telah melakukan koordinasi lebih awal dengan stakeholder terkait dan melakukan peninjauan beberapa jalur utama yang digunakan saat mudik. (Arsy)


