Antisipasi Bencana Banjir di Wilayah Cirebon, Satuan Brimob Polda Jabar Cek Debit dan Arus Air






DJABARPOS.COM, Cirebon – Meningkatnya curah hujan yang terjadi di beberapa wilayah Cirebon dalam beberapa hari terakhir menyebabkan beberapa sungai yang ada di Kabupaten Cirebon mengalami sedikit peningkatan baik itu ketinggian, debit, dan juga arus airnya.

Dalam rangka antisipasi dan juga bentuk kesiapsiagaan satuan dalam menghadapi kemungkinan bencana yang terjadi di wilayah zona Backup, Tim Patroli Siaga SAR dari Kompi 1 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jabar melakukan pengecekan ke beberapa pintu air pada Sabtu (10/06/2023) pagi.

Kegiatan bertujuan untuk memantau perkembangan dan peningkatan debit air di beberapa sungai besar di Kota dan Kabupaten Cirebon.

Tingginya curah hujan beberapa hari ini mengalami peningkatan dibanding sebelumnya dikhawatirkan akan terjadi banjir secara tiba-tiba atau adanya kiriman air dari hulu sungai yang akan mengakibatkan banjir apabila hujan turun dalam waktu yang cukup lama.

Untuk mengantisipasi segala kemungkinan dan juga sebagai langkah pencegahan bencana para personil mengunjungi pintu air yang berada di daerah Cirebon Girang Kec. Talun, Kabupaten Cirebon. Tujuan utama adalah mengecek debit dan ketinggian air sungai. Debit air sungai memang mengalami peningkatan untuk saat ini, tetapi aliran airnya masih bisa dikatakan normal dan tidak menimbulkan kerawanan bencana.

“Satgas Aman Nusa Satuan Brimob Polda Jabar wajib menyiapkan dan menyiagakan personil sebagai antisipasi apabila terjadi bencana dan wajib untuk cepat hadir di tengah masyarakat apabila bencana terjadi,”ucap Komandan Satuan Brimob Polda Jabar Kombes Pol Yuri Karsono.

Kami ingatkan kepada seluruh warga masyarakat yang mayoritas beraktifitas dan juga bermukim di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) untuk tetap waspada mengingat curah hujan yang masih tinggi yang terjadi di wilayah Cirebon ini. Potensi bencana banjir dan tanah longsor bisa terjadi dimana saja di saat musim penghujan ini.

Dalam kegiatannya Tim SAR, selain melaksanakan pengecekan juga memberikan himbauan dan sosialisasi kepada masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan sungai dengan tidak membuang sampah secara sembarangan. Karena  dikhawatirkan menumpuknya sampah di pintu air justru akan membuat aliran air menjadi terganggu sehingga terjadi luapan yang menyebabkan banjir. (Nino/Arsy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *