Pemkot Bandung Waspadai Penularan Cacar Monyet, Ema Sumarna: Potensinya Itu dari Bersentuhan






DJABARPOS.COM, Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mewaspadai penularan cacar monyet. Hal itu dilakukan pasca salah satu warga Kota Bandung terkonfirmasi terinfeksi virus cacar monyet atau monkeypox.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna telah menginstruksikan jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk melakukan langkah-langkah pencegahan.

“Kita minta Dinkes sebagai leading sector harus fokus ke sana,” kata Ema, Selasa 31 Oktober 2023.

Ema mengungkapkan, penularan virus cacar monyet terbilang mudah. Pasalnya, penularan dapat terjadi melalui kontak fisik.

“Konon katanya, saya pernah lihat informasi saja bahwa potensinya itu dari bersentuhan. Tidak seperti Covid-19 dari udara saja, droplet sudah berbahaya,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Bandung, Ira Dewi Jani mengatakan bahwa pihaknya tengah melakukan pengawasan terhadap keluarga pasien yang terinfeksi virus cacar monyet. Setidaknya, pengawasan akan dilakukan selama 21 hari.

Selain itu, tim Dinkes juga akan melakukan pelacakan terhadap orang-orang yang pernah melakukan kontak erat dengan pasien cacar monyet yang saat ini harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

“Kalau kontak erat, baru dengan orang serumahnya karena pasien sudah di ruang isolasi RSHS, belum bisa kita tanya lebih lanjut,” ujarnya.

Sejauh ini, Dinkes belum mendapatkan titik terang bagaimana pasien bisa terinfeksi cacar monyet.

“Jadi untuk penularannya belum tahu dari mana. Belum tahu juga apakah ada orang yang punya tanda atau gejala yang mirip dengan yang dia alami,” pungkasnya. (Ade Suhendi/Nino)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *