DJABARPOS.COM, Bandung – Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Bandung gerak cepat menyelesaikan upaya perbaikan jalan di seluruh wilayah menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025-2026).
Melalui upaya perbaikan jalan yang dikebut ini, DSDABM menargetkan seluruh ruas jalan di Kota Bandung dalam kondisi mulus sehingga semakin nyaman dan aman dilintasi oleh masyarakat pada momen libur Nataru 2025-2026.
Kepala DSDABM Kota Bandung, Rizki Kusrulyadi menekankan bahwa upaya perbaikan dan pemeliharaan jalan di seluruh wilayah kota tetap berjalan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pelayanan rutin kepada masyarakat, bukan semata karena momentum akhir tahun.
Rizki menjelaskan, penanganan infrastruktur jalan di Kota Bandung dilaksanakan melalui dua skema utama. Pertama, pekerjaan berkala yang bersifat kontraktual, dan kedua adalah pemeliharaan rutin yang dilakukan secara terus-menerus.
“Pada prinsipnya, pekerjaan perbaikan jalan itu memang sudah menjadi tugas rutin kami. Ada pekerjaan berkala yang sifatnya kontraktual dan ada pemeliharaan rutin yang berjalan setiap hari,” ujar Rizki di Bandung, Jumat 12 Desember 2025.
Ia menambahkan, pekerjaan berkala dilakukan dengan perencanaan waktu dan ruang kerja yang relatif panjang, seperti yang saat ini sedang dilakukan oleh pihaknya menjelang libur Nataru 2025-2026.
Maka dari itu, DSDABM Kota Bandung menargetkan seluruh paket pekerjaan kontraktual tersebut selesai sebelum memasuki puncak peningkatan arus lalu lintas pada masa libur akhir tahun.
“Untuk pekerjaan jalan yang sifatnya kontraktual, kami targetkan selesai sekitar pertengahan Desember. Sekitar tanggal 15 Desember semuanya sudah rampung,” tuturnya.
Sedangkan terkait skema pemeliharaan rutin, DSDABM Kota Bandung memastikan kegiatan tersebut tetap berjalan tanpa terikat batas waktu tertentu. Pemeliharaan rutin difokuskan pada penanganan lubang-lubang kecil yang kerap muncul secara tiba-tiba, terutama akibat curah hujan yang meningkat.
“Pemeliharaan rutin itu berjalan terus, bahkan sampai tahun baru dan seterusnya. Artinya, pelayanan kepada masyarakat tetap berlangsung setiap saat,” kata Rizki.
Ia menerangkan, kerusakan jalan tidak bisa ditentukan secara pasti lokasinya karena sangat dipengaruhi oleh faktor cuaca dan kondisi tanah.
“Sekarang ini musim hujan. Jalan yang tadinya tidak ada lubang bisa tiba-tiba berlubang. Itu langsung kita tangani dengan perbaikan dan perataan,” ungkapnya.
Meski demikian, DSDABM berupaya agar seluruh wilayah kota mendapatkan penanganan yang sama. Setiap laporan masyarakat maupun temuan di lapangan langsung ditindaklanjuti oleh petugas.
“Hampir merata di seluruh wilayah. Alhamdulillah, semuanya kita upayakan bisa ditangani secara maksimal,” ucap Rizki.
Ia berharap, dengan upaya berkelanjutan tersebut, kondisi jalan di Kota Bandung dapat tetap aman dan nyaman bagi pengguna jalan, khususnya saat mobilitas masyarakat meningkat pada periode libur akhir tahun.(Ade Subendi/ErHas)

