Akses Tol ke Ratu Boko Dipercepat, Target Beroperasi Akhir 2026

DJABARPOS.COM, Jakarta – Pemerintah mempercepat pembangunan akses Bokoharjo di Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulonprogo untuk mengurai kemacetan jalur Yogya–Solo dan mempermudah akses ke kawasan wisata Ratu Boko. Jalur ini ditargetkan mulai digunakan saat libur Natal 2026.

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama PT Jasa Marga mempercepat pembangunan akses Bokoharjo di segmen Prambanan–Purwomartani. Akses ini akan menjadi jalur langsung menuju Situs Ratu Boko di Sleman, DIY.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pembangunan tol juga bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah. Selain itu, akses baru ini diharapkan bisa mengurangi kemacetan di jalur nasional Yogya–Solo yang sering padat saat libur panjang.

Akses Bokoharjo akan terhubung dari Gerbang Tol Purwomartani dengan panjang sekitar 1,95 kilometer langsung ke kawasan wisata.

Pemerintah menargetkan akses ini bisa difungsikan saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027, serta mendukung arus mudik Lebaran 2027.

Hingga 15 April 2026, progres pembangunan tol segmen Prambanan–Purwomartani sudah mencapai 94,8 persen. Sementara pembebasan lahan sekitar 90 persen dan ditargetkan selesai Agustus 2026.

Saat ini, ruas tol yang sudah beroperasi membentang dari Colomadu hingga Klaten sepanjang 22,3 kilometer.

Pemerintah memastikan pembangunan tetap memperhatikan kawasan cagar budaya di sekitar Ratu Boko. Diharapkan, akses ini bisa memperlancar perjalanan wisatawan sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar. (Arsy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *