Amankan Tahun Baru 2026, Satpol PP Kabupaten Bandung Terjunkan 105 Personel di Sejumlah Titik Rawan

DJABARPOS.COM, Bandung – Langkah strategis menjaga ketentraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat (trantibum tranmas), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bandung membentuk Tim Siaga Pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Terbagi dalam tujuh Tim Siaga yang akan bertugas di sejumlah titik rawan dan lokasi strategis di wilayah Kabupaten Bandung dengan kekuatan 105 personel.

Kepala Satpol PP Kabupaten Bandung, Uwais Qorni, mengatakan pembentukan Tim Siaga dibentuk untuk mengantisipasi meningkatnya aktivitas dan mobilitas masyarakat menjelang dan selama perayaan hari besar keagamaan dan pergantian tahun.

“Momentum Natal dan Tahun Baru selalu diiringi peningkatan kegiatan masyarakat. Karena itu, diperlukan kesiapsiagaan aparat dan pola pengamanan yang terencana agar potensi gangguan ketertiban umum bisa dicegah sejak dini,” ujar Uwais dalam siaran pers yang diterima, Rabu 31 Desember 2025.

Ia menjelaskan, pengamanan Natal dan Tahun Baru kali ini tidak hanya mengandalkan Satpol PP, tetapi dilaksanakan secara kolaboratif lintas sektor. Satpol PP Kabupaten Bandung berkoordinasi dengan Polresta Bandung, Kodim 0624, Sub Denpom, Sub Garnisun, Lanud Sulaeman, serta Polres Cimahi guna menyatukan pola tindakan dan memperkuat pengendalian situasi di lapangan.

Menurutnya, sinergitas antara Satpol PP, TNI, dan Polri menjadi faktor penting agar pelaksanaan pengamanan berjalan efektif, preventif, dan responsif terhadap potensi gangguan trantibum tranmas.

Dalam pelaksanaannya, Satpol PP juga melakukan ploting personel secara terencana sebagai bagian dari persiapan pengamanan. Penempatan aparat dilakukan berdasarkan tingkat kerawanan wilayah, kepadatan aktivitas masyarakat, serta keberadaan objek vital dan lokasi strategis.

“Personel kami tempatkan di tempat ibadah, pusat perbelanjaan, pusat keramaian, kawasan wisata, jalur lalu lintas utama, dan titik-titik strategis lainnya. Pembagian ini dilakukan secara proporsional agar pengawasan berjalan optimal,” jelas Uwais.

Ia menambahkan, dengan pembagian tugas yang jelas pada setiap pos pengamanan, pengawasan dan pengendalian situasi di lapangan diharapkan dapat dilakukan lebih cepat dan terkoordinasi. Pola ini juga memudahkan respons apabila terjadi potensi gangguan ketertiban umum.

Selain pengamanan di tingkat kabupaten, pihaknya juga memberikan instruksi kepada 31 Unit Satpol PP Kecamatan beserta Linmas Kecamatan untuk berkolaborasi bersama Polsek di wilayah masing-masing. Aparat kewilayahan tersebut menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban selama perayaan Natal dan Tahun Baru.

“Pengamanan tidak hanya terpusat di kabupaten, tetapi juga diperkuat di tingkat kecamatan. Satpol PP kecamatan dan Linmas berkolaborasi dengan Polsek melalui patroli terpadu, penjagaan bersama, serta pengawasan aktivitas masyarakat,” kata Uwais.

Langkah itu bertujuan untuk mencegah berbagai potensi gangguan trantibum tranmas, seperti kerumunan tidak terkendali, gangguan keamanan, hingga pelanggaran ketertiban umum yang kerap muncul pada momen libur akhir tahun.

Uwais menegaskan, seluruh rangkaian pengamanan ini merupakan bentuk pelayanan Pemerintah Kabupaten Bandung kepada masyarakat. Dengan kesiapsiagaan personel, dukungan sarana prasarana, serta koordinasi lintas instansi, Satpol PP menargetkan terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif.

“Kami ingin memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya dalam pelaksanaan ibadah Natal dan perayaan Tahun Baru. Dengan sinergi semua pihak, kami berharap perayaan akhir tahun di Kabupaten Bandung dapat berlangsung aman dan terkendali,” pungkasnya.(Dudyk/Nino)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *