Konstatering Konflik Lahan Kota Baru Parahyangan di Bandung Barat Diwarnai Cekcok Ahli Waris vs Sekuriti
Priangan  

Konstatering Konflik Lahan Kota Baru Parahyangan di Bandung Barat Diwarnai Cekcok Ahli Waris vs Sekuriti

DJABARPOS.COM, Padalarang – Konflik lahan antar pemilik perusahaan perumahan elit Kota Baru Parahyangan dengan ahli waris kembali berlanjut. Terbaru, Pengadilan Negeri (PN) Bandung bersama tim hukum ahli waris melakukan kegiatan konstatering atau pencocokan objek sebelum dilakukan sita eksekusi lahan persil 40 di Tatar Pitaloka, Kota Baru Parahyangan pada Senin, 6 Mei 2024.

Jokowi Soroti Rasio Jumlah Dokter di RI Peringkat 3 Terbawah di ASEAN
Nusantara  

Jokowi Soroti Rasio Jumlah Dokter di RI Peringkat 3 Terbawah di ASEAN

DJABARPOS.COM, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menyoroti rasio dokter di RI yang masih berada di angka 0,47 atau peringkat ke-147 di dunia. Bahkan di ASEAN, Jokowi menyebut peringkat RI berada di urutan tiga terbawah. Hal tersebut disampaikan Jokowi saat meluncurkan Program Pendidikan Dokter Spesialis Berbasis Rumah Sakit Pendidikan sebagai Penyelenggara Utama atau Hospital Based (PPDS RSPPU) di Halaman RS Anak dan Bunda Harapan Kita, Jalan Letjen S Parman, Jakarta, Senin (6/5/2024). Jokowi memandang fakta soal peringkat terbawah tersebut tak perlu ditutupi.

Pembunuhan dan Mutilasi di Ciamis, Ada Isu Utang
Priangan  

Pembunuhan dan Mutilasi di Ciamis, Ada Isu Utang

DJABARPOS.COM, Ciamis – Penyidik Satreskrim Polres Ciamis sudah memintai keterangan dari tujuh saksi terkait pembunuhan dan mutilasi di Desa Sindang Jaya, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Saksi yang dimintai keterangan di antaranya anak kedua korban dan pelaku, warga, hingga pihak puskesmas.

Taruna STIP Tewas Dianiaya Senior Gegara Baju Olahraga?
Nusantara  

Taruna STIP Tewas Dianiaya Senior Gegara Baju Olahraga?

DJABARPOS.COM, Jakarta – Taruna Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta, Putu Satria Ananta Rustika (19), tewas setelah diduga dianiaya oleh seniornya. Polisi mengungkap awal mula korban dianiaya karena persoalan baju olahraga. Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Gidion Arif Setyawan mengatakan penganiayaan itu terjadi setelah para taruna melaksanakan makan pagi.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.