DJABARPOS.COM, Bandung – PT Pegadaian bersinergi dengan BNPT RI melaksanakan kegiatan “Dialog Kebangsaan” dalam rangka Pencegahan Paham Radikalisme & Terorisme yang dilaksanakan di Hotel Savoy Homman Bandung. Dialog Kebangsaan merupakan agenda rutin BNPT yang bertujuan untuk mengajak seluruh karyawan dalam mencegah paham radikal terorisme. (25/01/2023)
Kegiatan ini dihadiri dan dibuka langsung oleh Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil X Bandung Muh Ariyadi Purwanto dan Sekertaris Utama BNPT RI Bangbang Surono selain itu turut hadir beberapa narasumber diantara nya: Aditya Yusma Perdana sebagai Ketua Umum Yayasan Harmoni Pemersatu Bangsa (YHPB) Brigjen Pol Achmad Nurwakhid sebagai Direktur Deradikalisasi BNPT RI dan Habib Hasan B Ahmad Shahab sebagai Dewan Pembina Yayasan Harmoni Pemersatu Bangsa (YHPB).
Kegiatan yang dihadiri oleh puluhan karyawan dan karyawati PT Pegadaian Kanwil X Bandung ini bertujuan untuk mewujudkan penanggulangan terorisme dan radikalisme melalui upaya sinergi institusi pemerintah dan masyarakat meliputi pencegahan, perlindungan, penindakan deradikalisasi serta meningkatkan kewaspadaan nasional dan kerjasama internasional untuk menjamin terpeliharanya keamanan nasional juga untuk pencegahan paham radikal terorisme yang harus terus digiatkan dalam rangka menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tetap rukun, bersatu dan harmoni.
Dialog Kebangsaan merupakan agenda rutin BNPT yang bertujuan untuk mengajak seluruh karyawan dalam mencegah paham radikal terorisme. “Masalah kebangsaan ini pekerjaan rumah tugas kita sepanjang negara berdiri. Indonesia merupakan negara kebangsaan, Nation State. Beraneka ragam berkumpul jadi satu, NKRI. Mari kita selalu menjaga kerukunan dan harmoni ini,” katanya.
Kepala BNPT mengatakan anak muda merupakan generasi yang harus mendapatkan perhatian serius dalam rangka pencegahan paham radikal terorisme. Hal ini disebabkan oleh banyaknya konten propaganda paham radikal yang secara masif muncul di media sosial. Anak muda Indonesia sebagai mayoritas pengguna media sosial harus dilindungi agar tidak terpengaruh paham radikal.
Sementara itu mendukung kegiatan BNPT dalam merawat persatuan dan kesatuan dalam dialog kebangsaan. ini menjelaskan upaya BNPT dalam merawat persatuan dan kerukunan bangsa harus didukung dan dipelihara sebagaimana leluhur bangsa Indonesia telah mewariskan semangat persatuan dan kesatuan.
“Alhamdulillah BNPT menjaga generasi muda. Keukhuwahan, persatuan dan kesatuan sudah diwariskan bahkan sejak zaman para Walisongo. Jangan kita sampai mengecewakan warisan leluhur bangsa kita untuk terus bersatu,” jelasnya. (Arsy)

