DJABARPOS.COM, Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggelar open house Idulfitri 1446 H di Pendopo Kota Bandung dengan nuansa yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Acara ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus momentum penting bagi pemerintahan kota.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan, pendopo kini menjadi rumah publik yang terbuka bagi masyarakat. “Pendopo ini milik warga Bandung. Kami ingin memastikan semua warga merasa memiliki dan dapat berpartisipasi di dalamnya,” ujar Farhan.
Momen istimewa dalam open house kali ini adalah dibunyikannya kembali alat musik degung di pendopo setelah lebih dari satu dekade. Degung yang dibuat pada 1912 itu terakhir kali berbunyi sekitar sepuluh tahun lalu. “Ini bukan sekadar simbol budaya, tetapi juga pengingat akan pentingnya merawat warisan sejarah,” kata Farhan.
Baca Juga : Tarif Parkir Liar di Jalan Asia Afrika Bandung Melonjak, Wisatawan Resah
Selain sebagai ajang silaturahmi, open house dimanfaatkan Wali Kota untuk berkomunikasi langsung dengan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Bandung. Farhan mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan OPD dalam menerima pengaduan masyarakat, terutama terkait infrastruktur, penanganan sampah, dan keamanan kota. “Saya ingin memastikan setiap OPD siap melayani dan merespons kebutuhan warga dengan cepat dan tepat,” tegasnya.
Acara ini mendapat respons positif dari masyarakat yang hadir. Mereka merasakan kehangatan dan kedekatan dengan pemerintah kota dalam suasana Idulfitri yang penuh kebersamaan. (Arsy)


