“Kalau terjadi kelangkaan, kita tambah, dan kita sudah lihat dan mengantisipasinya sebelum itu terjadi kelangkaan seperti saat Idul Fitri,” katanya.
Adanya laporan masyarakat yang sulit mendapatkan gas dan adanya agen yang kekurangan stok gas subsidi itu, menurut dia, kasusnya hanya di satu tempat dan satu agen sehingga tidak bisa disebut secara keseluruhan langka.
Sementara di satu wilayah itu, kata dia, banyak agen dan pangkalan gas subsidi yang dapat menjaga ketersediaan gas di pasaran sehingga masyarakat tidak sulit untuk mendapatkannya.
“Ada agen lain yang masuk ke Cisompet, dan masih banyak stoknya, setiap tahunnya ada penambahan dan kita arahkan ke selatan,” katanya.
Humas Hiswanamigas Garut Evi Hartaz Alvian menambahkan tim dari Hiswanamigas setiap hari memantau pendistribusian dan ketersediaan gas di lapangan untuk memastikan kebutuhan gas subsidi bagi masyarakat miskin terpenuhi.
Baca Juga : Lurah Aceng: “Masalah Bansos PKH dan BPNT bukan hanya di Campaka, Coba Kroscek di Kelurahan lain”
Terkait keluhan warga sulit mendapatkan gas sehingga menggunakan kayu bakar, kata dia, persoalan di lapangan bukan karena sulit membeli gas, melainkan adanya kebiasaan warga yang memanfaatkan kayu sisa sekitar rumahnya untuk dijadikan bahan bakar alternatif.
“Perlu kita ketahui di selatan itu masih ada warga yang memanfaatkan kayu bakar untuk memasak, jadi bukan karena tidak ada gas,” kata Evi.
Lihat Juga : Terkait Layanan Pengaduan Online : BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bandung Suci Siap Responsif
Menurut dia masyarakat Garut seperti yang terjadi di wilayah selatan biasa membeli gas cukup dua sampai tiga tabung dari kebutuhan normalnya empat tabung dalam satu bulan, sisanya warga memanfaatkan kayu bakar untuk memasak.
Alasan warga itu, kata dia, untuk menghemat pengeluaran uang maupun mengalihkan pembelian dari yang seharusnya untuk membeli gas dialihkan membeli kebutuhan pokok seperti beras dan sebagainya.
“Di selatan Garut itu, seperti daerah perkebunan di sekitar rumahnya masih banyak kayu bakar untuk alternatif bahan bakar, jadi bisa menghemat pemakaian gas,” kata Evi. (Doni/Agus Sambas)


