DJABARPOS.COM, Garut – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Garut menggelar agenda donor darah secara serentak di dua kecamatan di wilayah Garut Selatan, Kamis (7/3/2024).
Acara donor darah yang merupakan rangkaian dari kegiatan Hari Jadi Kabupaten Garut Ke-211 tingkat Kecamatan Cisompet itu diprakarsai oleh Camat Cisompet dan PKK Kecamatan Cisompet, UPT Puskesmas Cisompet, Ranting PMI Kecamatan Cisompet serta para relawan dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Cisompet.

Kegiatan di ikuti oleh seluruh perangkat forkompimcam, perangkat desa, lembaga masyarakat dan melibatkan dunia pendidikan di dalamnya.
Camat Cisompet Fahmi Prayoga, S.STP, M.Ak, mengajak seluruh masyarakat untuk lebih berperan aktif menjadi pendonor aktif terutama kepada seluruh komponen forkompimcam dan perangkat lembaga desa untuk turut mengkampanyekan pentingnya donor darah.
“Dengan tema “KITA SEHAT MEREKA SELAMAT,”sumbangsih setetes darah kita secercah harapan kehidupan bagi saudara kita,” tandas Fahmi.
Hari yang sama, PMI Garut melaksanakan giat donor darah di Rumah Sakit Pameungpeuk Garut (RSPG). Di Rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini, kegiatan donor darah rutin digelar setiap dua bulan sekali. Tema yang di ambil adalah Sedeqah Darah menyambut Bulan Suci Ramadhan 1445 H/2024.
UDD PMI Kab. Garut H. Agus Koswara yang memimpin kegiatan donor darah di RSPG mengucapkan rasa syukur serta terimakasih kepada seluruh pendonor di Wilayah Garut Selatan, terkhusus yang telah mendonorkan baik di Aula Kecamatan Cisompet ataupun di RSPG.
Agus berharap di bulan Juni 2024 mendatang di saat Hari Donor Darah Sedunia wilayah selatan dapat melaksanakan gebyar reuni pendonor.
Rencana tersebut mengemuka saat Agus melakukan kordinasi dengan PMI Ranting Kecamatan Pameungpeuk.
Menurutnya, semua rencana tersebut perlu dipersiapkan dan berkoordinasi dengan berbagai pihak.
Agus berkeyakinan wilayah selatan mampu merealisasikan kegiatan itu karena terlihat dari beberapa agenda giat donor darah, antusiasme masyarakat untuk menjadi pendonor semakin bertambah,” pungkasnya. (Agus Sambas)

