DJABARPOS.COM, Jakarta – Masukan dari tokoh bangsa seperti Jusuf Kalla terus menjadi perhatian penting bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan strategis. Salah satu langkah yang kini diambil adalah penerapan Work From Home (WFH) sebagai solusi cepat untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) harian.
Kebijakan WFH disebut sebagai langkah taktis jangka pendek atau quick relief yang bertujuan mengurangi mobilitas masyarakat tanpa mengorbankan produktivitas kerja maupun kualitas pelayanan publik. Pemerintah menegaskan, kebijakan ini bersifat sementara dan adaptif terhadap kondisi yang berkembang.
Di sisi lain, pemerintah tetap fokus pada solusi fundamental untuk menjaga ketahanan energi nasional. Upaya tersebut dilakukan melalui percepatan transisi energi dalam jangka menengah hingga panjang, termasuk pengembangan ekosistem kendaraan listrik, pemanfaatan bioenergi seperti B50, serta penguatan infrastruktur dan peningkatan produksi BBM dalam negeri.
Langkah-langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan Indonesia tidak hanya mampu mengatasi tekanan energi saat ini, tetapi juga membangun kedaulatan energi di masa depan secara berkelanjutan.
Pemerintah menegaskan, krisis yang dihadapi saat ini ditangani secara cepat dan terukur, tanpa mengganggu stabilitas perekonomian nasional. Pendekatan ini diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara kebutuhan jangka pendek dan visi jangka panjang sektor energi.
Keterangan ini disampaikan oleh Staf Khusus Wakil Presiden, Nico Harjanto, dalam rilis resmi Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Wakil Presiden, Kamis (2/4/2026).


