Tuduh Husein Ali Rafsanjani Tak Layak Jadi PNS, Ternyata Segini Harta Kekayaan Kepala BKPSDM Pangandaran






DJABARPOS.COM, Pangandaran – Menuduh Husein Ali Rafsanjani tak layak jadi PNS, Kepala Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pangandaran Dani Hamdani jadi sorotan karena kekayaannya yang sungguh luar biasa.

Kepala BKPSDM Pangandaran Dani Hamdani menjadi sorotan akibat menuduh Husein Ali Rafsanjani tak layak jadi CPNS. Bahkan dia mengatakan Husein Ali Rafsanjani tak lolos tes kejiwaan.

“Kalau dilihat dari disiplin dari awal tidak layak jadi CPNS dan saat tes kejiwaan tidak lulus dan tidak layak jadi PNS. Akhirnya kita usulkan minta di-her dan ternyata lulus,” kata Kepala BKPSDM Pangandaran Dani Hamdani pada wartawan, Rabu (10/5).

Tuduhan itu sontak mendapat reaksi keras dari netizen. Husein Ali Rafsanjani dianggap sudah benar, melaporkan pungli dan memilih resign setelah diintimidasi.

Akhirnya justru netizen mulai mengulik harta kekayaan Kepala BKPSDM Pangandaran Dani Hamdani yang dinilai sangat luar biasa.

Dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan 25 Januari 2023, Kepala BKPSDM Pangandaran Dani Hamdani ternyata memiliki kekayaan sebesar Rp 5 miliar. Kekayaan itu terdiri dari 25 tanah dan bangunan yang tersebar di Kabupaten Pangandaran. Total dari sini saja sudah senilai Rp 4.774.400.000.

Kepala BKPSDM Pangandaran Dani Hamdani juga memiliki koleksi alat transportasi berupa empat unit motor dan satu mobil Honda CR-V. Harta bergerak milik yang dilaporkan Kepala BKPSDM Pangandaran Dani Hamdani senilai Rp 96.500.000. Lalu ada kas berjumlah Rp 71.667.885.

Sub total harta kekayaan Kepala BKPSDM Pangandaran Dani Hamdani berjumlah Rp 5.160.567.885. Tapi dia juga punya utang sebesar Rp 51.478.455. Maka total harta kekayaan Kepala BKPSDM Pangandaran Dani Hamdani yakni Rp 5.109.089.430.

Kepala BKPSDM Pangandaran Dani Hamdani saat ini menjabat sebagai Pembina Tingkat 1 dalam golongan IV/b. Dia adalah lulusan S2 Manajemen Pemerintahan Daerah, demikian menurut data di situs bkpsdm.pangandarankab.go.id.

Sementara itu Husein Ali Rafsanjani, guru muda yang diintimidasi hingga akhirnya resign, sudah tidak menerima gaji sejak Desember 2022. Dia masih tetap mengajar tanpa gaji sampai Februari 2023. Untuk menyambung hidup, Husein Ali Rafsanjani menyanyi dari kafe kafe, hingga acara resepsi pernikahan.

Dalam kondisi pas-pasan begitu, Husein Ali Rafsanjani tetap mau berbagi dengan murid-muridnya. Dia tak segan mengumpulkan donasi dari para Youtuber top Indonesia untuk membelikan seragam dan perlengkapan sekolah baru muridnya. Dari “mengemis” ke Youtuber itu, Husein Ali Rafsanjani berhasil mendapatkan Rp 1 juta dan semua disumbangkan langsung ke murid-muridnya tanpa potongan.

Husein Ali Rafsanjani juga rela memberikan uang untuk membeli kuota internet ke dua murid yang meminta padanya. Padahal di dompetnya hanya ada Rp 150 ribu, yang akhirnya dibagi bertiga dengan dua murid tadi.

Orang tua Husein Ali Rafsanjani adalah guru honorer yang sudah tidak bekerja lagi sejak 2019. Bersama keluarganya, Husein Ali Rafsanjani hidup sederhana. Menjadi guru merupakan panggilan jiwa Husein Ali Rafsanjani sejak SMA, dan dia pun sudah dibesarkan di lingkungan pengajar.(Nino/Ade Suhendi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *