Ketua DPRD Berharap Pelayanan MPP Kota Bandung Terus Meningkat

DJABARPOS.COM, Bandung – Ketua DPRD Kota Bandung Tedy Rusmawan berharap, Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bandung dapat terus meningkatkan pelayanan termasuk kuota pembuatan paspor. Pasalnya, penambahan kuota pelayanan paspor dapat mengurangi penumpukan pemohon Kantor Imigrasi Bandung yang kerap dikeluhan publik. 

“Saat ini, pelayanan paspor di MPP Kota Bandung buka setiap Selasa dan Kamis. Kuotanya, 25 pemohon per hari. Kami berharap, kuota pelayanan paspor di MPP Kota Bandung bertambah, mengurangi penumpukan pemohon di Kantor Imigrasi,” ujar Tedy saat menghadiri undangan Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM yang menyelenggarakan Festival Imigrasi, Imifest 2024 di Sasana Budaya Ganesha, Kota Bandung, Sabtu (23/6/2024). 

Pelayanan paspor merupakan salah satu yang tersedia di MPP Kota Bandung. Selain itu, masih banyak pelayanan lain dari berbagai organisasi perangkat daerah Pemkot Bandung, di antaranya, Disdukcapil, Bapenda, Dinas Koperasi UMKM, Dinas Tata Ruang, DLHK, Disperindag, Diskominfo. Terdapat pula pelayanan dari Badan Usaha Milik Daerah Kota Bandung, yakni Bank Bandung, Perumda Tirtawening. 

Sementara itu, instansi di luar Pemkot Bandung yang membuka gerai di MPP itu, yakni Polrestabes Bandung, Bapenda Jabar (Samsat), BNN, BPJS Kesehatan. Ada juga gerai Kantor Pertanahan, Kantor Kementerian Agama, PT PLN, PT Pos, DPMPTSP Jabar, Bank Mandiri, BJB, BPJS Ketenagakerjaan. 

Perihal penyelenggaraan Imifest 2024, Tedy mengapresiasi langkah dari Ditjen Imigrasi. Menurut dia, acara Imifest 2024 dapat menjadi sarana sosialisasi serta edukasi atas berbagai kebijakan keimigrasian. Bersamaan dengan hal itu, pihaknya mengajak masyarakat memanfaatkan pelayanan maupun informasi berkenaan dengan keimigrasian. 

Ditjem Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM membuka layanan pembuatan paspor bagi 1.000 pemohon saat Imifest 2024. Acara itu merupakan bagian upaya Ditjen Imigrasi mengimplementasikan inovasi dan meningkatkan kualitas layanan. 

Dalam acara itu, memuat juga seminar dan diskusi terbuka bagi masyarakat umum. Harapannya, hal itu menambah pengetahuan masyarakat, termasuk perihal persiapan sebelum berangkat ke luar negeri. (Ade Suhendi/Nino)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *