DJABARPOS.COM, Bandung – Euforia pecah di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu, 23 Mei 2026. Hasil imbang tanpa gol melawan Persijap Jepara cukup untuk memastikan Persib Bandung mengunci gelar juara Liga Indonesia musim ini.
Momen itu langsung disambut emosional oleh Wali Kota Muhammad Farhan. Di tengah riuh bobotoh yang memenuhi stadion, Farhan mengaku sulit menggambarkan kebanggaannya melihat Persib mencatat hattrick juara.
“Alhamdulillah, saya kehabisan kata-kata. Saya enggak bisa ngomong apa-apa, tapi ini sejarah,” ujar Farhan usai pertandingan.
Bagi Farhan, pencapaian Persib kali ini melampaui sekadar trofi. Ia menilai keberhasilan meraih tiga gelar beruntun menjadi catatan penting yang belum pernah dicapai klub lain di Indonesia.
“Satu-satunya di Indonesia yang bisa seperti ini, hanya Persib,” ucapnya.
Atmosfer GBLA berubah menjadi lautan biru sejak peluit akhir dibunyikan. Sorak-sorai suporter terdengar nyaris tanpa jeda. Sejumlah pemain terlihat berpelukan di lapangan, sementara ribuan bobotoh menyalakan ponsel dan bernyanyi bersama.
Farhan bahkan ikut larut dalam selebrasi. Dengan suara penuh semangat, ia menyanyikan penggalan lagu legendaris “We Are The Champions”.
“And we’ll keep on fighting till the end. We are the champions. No time for losers, because we are the champions of the world,” ucapnya.
Ia berharap keberhasilan Persib dapat memicu semangat generasi muda Bandung untuk terus bekerja keras dan konsisten mengejar prestasi.
Menurutnya, gelar ini ikut mengangkat nama Kota Bandung di tingkat nasional. Basis suporter Persib yang besar dan loyal disebut menjadi kekuatan tersendiri yang membuat atmosfer sepak bola Bandung sulit ditandingi.
Pemkot Bandung juga mulai bersiap menghadapi ledakan euforia warga. Farhan memastikan perayaan kemenangan akan dikawal agar tetap aman dan tertib.
“Ini bukan hanya kemenangan tim, tapi kemenangan seluruh warga Bandung. Mari kita rayakan dengan penuh suka cita, tapi tetap menjaga ketertiban,” pesannya.
Sebagai puncak perayaan, konvoi juara Persib dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 24 Mei 2026. Rute iring-iringan akan dimulai dari kawasan Gedung Sate menuju Jalan Asia Afrika. (Ade)

