DJABARPOS.COM, Sumedang – Jelang Iduladha 1447 H, para perajin anyaman bongsang di Dusun Andir, Desa Rancamulya, Sumedang Utara, kebanjiran pesanan. Kenaikan harga plastik membuat bongsang kembali jadi pilihan utama pedagang tahu dan warga.
Permintaan meningkat hingga 30% dibanding hari biasa. Bongsang banyak digunakan untuk mendistribusikan daging kurban karena kuat, tahan air, dan ramah lingkungan.
Perajin Dadang Gunawan mengaku kondisi ini menjadi berkah. “Jadi lebih giat lagi untuk meningkatkan penghasilan keluarga,” katanya pada 14 Mei 2026.
Kenaikan harga plastik disebut dipengaruhi dinamika konflik di Timur Tengah yang mengganggu rantai pasok bahan baku plastik global. Kondisi ini membuka peluang bagi produk anyaman tradisional untuk kembali diminati.(Nino/ErHas)

