DJABARPOS.COM, Jakarta – PT Pindad menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2021 bersama induk holding industri pertahanan DEFEND ID, PT Len Industri (Persero) serta anggota lainnya yakni PT DI, PT Dahana dan PT Pal, Rabu (29/6), di Shangri-la Hotel Jakarta.
Tahun buku 2021, PT Pindad berhasil meraup pendapatan usaha sebesar 4,6 T atau naik 32% dari tahun sebelumnya. Pendapatan berasal dari lini bisnis Amunisi 36%, Kendaraan Khusus 19%, Senjata 13%, Mining Service 15%, anak perusahaan 9%, Alat Berat 4% serta Infrastruktur Perhubungan 4%.
Sementara itu, EBITDA tahun 2021 positif sebesar 654 M dan berhasil membukukan laba senilai 73,6 M.
Akhir Tahun 2021, PT Pindad juga berhasil mengantongi kontrak senilai 13,8 T atau naik 50% dari tahun sebelumnya. Angka ini berasal dari perolehan kontrak baru senilai 8,2 T dan carry over dari tahun sebelumnya senilai 5,5 T (multiyears project).
Dewan Komisaris diwakili Komisaris Independen, Arlan Septia menyampaikan laporan tugas pengawasan dan tanggapan atas laporan tahunan PT Pindad tahun buku 2021. Asisten Deputi Bidang Industri Manufaktur, Liliek Mayasari sebagai kuasa pemegang saham seri A dan Direktur Keuangan dan SDM PT Len Industri (Persero), Indarto Pamoengkas sebagai kuasa/perwakilan pemegang saham seri B kemudian memberikan tanggapan terhadap paparan Dirut Pindad.
Direktur Utama PT Pindad, Abraham Mose mengapresiasi masukan dan tanggapan dari semua pihak untuk meningkatkan kinerja perusahaan.
“Terimakasih atas tanggapan dari dewan komisaris, pemegang saham seri A dan seri B, kami akan terus bekerja keras untuk meningkatkan kinerja perusahaan,” ujar Abraham Mose.
Acara diakhiri dengan pembacaan persetujuan akhir usulan RUPST dari PT Pindad, penandatanganan risalah rapat RUPST dan foto bersama.
Hadir dalam RUPS itu Asisten Deputi Bidang Industri Manufaktur, Liliek Mayasari, Koordinator Keasdepan Bidang Industri Manufaktur Kementerian BUMN, Rina Moretta, jajaran Direksi serta Komisaris anggota DEFEND ID.
PT Pindad
PT Pindad sebagai anggota dari holding BUMN industri pertahanan DEFEND ID aktif memproduksi berbagai alutsista untuk kebutuhan TNI, Polri dan juga telah menghasilkan sejumlah produk unggulannya seperti senjata, amunisi dan kendaraan khusus. Selain menghasilkan alutsista juga memiliki Direktorat Industrial yang menghasilkan alat berat seperti ekskavator, traktor, crane kapal laut serta pengait rel kereta api, motor traksi hingga generator.(Arsy)


