Update Tol Getaci: Mandek Lagi, Investor Tak Minat karena Traffic Sepi

DJABARPOS.COM, Bandung – Proyek Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap (Getaci) yang digadang jadi tol terpanjang Indonesia 206,65 km masih belum terealisasi. Masuk PSN sejak 2020, tapi sampai April 2026 statusnya evaluasi ulang.

Kendala utama: Investor kabur
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan minat investor rendah karena proyeksi lalu lintas kurang menjanjikan.

“Traffic-nya kurang,” kata Dody, Jumat 10/4/2026. Investor ragu balik modal.

Normalnya pemerintah bisa chip in bantu konstruksi biar proyek menarik. Tapi buat Getaci nggak bisa karena keterbatasan anggaran. “Chip in-nya pemerintah akhirnya dipinggirkan,” ujar Dody.

Fokus dialihkan ke bendungan
Dibanding maksa Getaci, pemerintah pilih percepat Bendungan Cibeet dan Cijurey di Jabar. Alasannya lebih mendesak buat cegah banjir Karawang, Bekasi, Bogor. Target rampung bertahap 2027-2028.

“Apakah lebih baik chip in di Getaci atau percepat Cibeet dan Cijurey supaya Karawang dan Bekasi nggak banjir lagi,” kata Dody.

Status sekarang
Tol Getaci sudah beberapa kali gagal lelang. Sekarang review ulang sebelum ditawarkan lagi ke investor. Nasibnya sama kayak Tol Gilimanuk-Mengwi Bali yang butuh Rp25,4 triliun dan masih evaluasi.

Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Rachman Arief: “KPBU kita belum ada yang mau lelang. Getaci, Gilimanuk-Mengwi sedang kita siapkan semuanya.” (Nino/Ade Suhendi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *