DJABARPOS.COM, Medan – Kepolisian Republik Indonesia menghadapi goncangan besar setelah 15 oknum personel Polrestabes Medan, Sumatera Utara, resmi dinyatakan sebagai buronan. Mereka diduga terlibat dalam kasus perampokan sepeda yang mencoreng citra institusi penegak hukum.
Menurut Kepala Sub Bidang Humas Polda Sumut AKBP Sonny W Siregar, belasan anggota polisi ini terlibat dalam kegiatan perampokan dengan modus penjualan sepeda motor secara cash on delivery (COD) pada tahun 2022.
Pada bulan Oktober 2022, Bripka Ari Galih Gumilang, Briptu Haris Kurnia Putra, dan Bripka Firman Bram Sidabutar dari Polrestabes Medan telah ditangkap dan menjalani sidang karena terlibat dalam kegiatan tersebut.
Mereka merupakan bagian dari sekelompok oknum polisi yang melakukan tindakan perampokan. Semua pelaku yang berhasil ditangkap telah dipecat dari kepolisian sebagai tindakan disiplin.
Pihak kepolisian juga telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap para oknum tersebut dan sedang melakukan pengejaran intensif. Mereka diduga telah melarikan diri dari Medan dan kemungkinan bersembunyi di berbagai lokasi untuk menghindari penangkapan.
Kasus ini menjadi tamparan keras bagi Polrestabes Medan dan seluruh jajaran kepolisian di Indonesia. Kejadian ini diharapkan menjadi pelajaran berharga dan mendorong reformasi di tubuh Polri untuk lebih profesional, transparan, dan akuntabel dalam menjalankan tugasnya sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.
“Mereka masuk ke dalam daftar pencarian orang karena terlibat perampokan termasuk komplotannya ini. Status mereka sudah dipecat,” kata Sonny, Selasa (18/6/2024).
Berikut ini adalah daftar nama 15 anggota Polrestabes Medan yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO):
1. Bripka Sutrisno
2. Bripka Ari Galih
3. Aiptu Sutarso
4. Bripka Riswandi
5. Brigadir Afriyanto Maha.
6. Brigadir Sapril
7. Brigadir Muhammad Ade Nugraha
8. Brigadir Jefri Suzaldi
9. Brigadir Eliot TM Silitonga
10. Brigadir Muladi
11. Brigadir Refandi
12. Briptu Haris K Putra
13. Bripda Erdi Kurniawan
14. Bripda Hasanuddin Sitohang
15. Brigadir Rudianto Ginting.
(Arsy)


