DJABARPOS.COM, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merealisasikan pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi seluas 589.605 hektare pada 2025 guna memperkuat ketahanan pangan nasional. Pada 2026, cakupan tersebut ditargetkan meningkat menjadi 750.000 hektare untuk menjaga produktivitas pertanian dan stabilitas pasokan pangan.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan infrastruktur irigasi menjadi prioritas karena berperan langsung dalam mendukung swasembada pangan dan pertumbuhan ekonomi daerah. Selain itu, Kementerian PU juga memperkuat konektivitas melalui penanganan jalan daerah. Sepanjang 2025, realisasi penanganan jalan mencapai 711,02 km dan jembatan 148,42 meter.
Pada 2026, dengan usulan anggaran Rp15 triliun, pemerintah menargetkan peningkatan jalan sepanjang 2.191 km, pembangunan jalan baru 231 km, serta pembangunan jembatan 589 meter untuk memperlancar distribusi hasil pertanian dan menekan biaya logistik.
Di sektor pendidikan, Kementerian PU telah menyelesaikan rehabilitasi 556 madrasah dari total 1.420 unit yang ditangani. Selain itu, 166 unit Sekolah Rakyat rintisan telah rampung, serta 104 unit Sekolah Rakyat permanen masih dalam tahap penyelesaian.
Kementerian PU juga mempercepat pembangunan Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPP) Wanam di Papua Selatan dengan pembangunan jalan dan jembatan 20 km, infrastruktur pengendalian banjir 21 km, serta jaringan irigasi 20 km. Program ini menjadi bagian dari pengembangan kawasan pangan menuju target 10.000 hektare di Papua Selatan.

