Program Repatriasi Migran Malaysia Permudah Kepulangan Ribuan PMI ke Indonesia

DJABARPOS.COM, Kuala Lumpur – Program Repatriasi Migran (PRM) 2.0 yang diterapkan Pemerintah Malaysia dinilai membantu mempercepat proses kepulangan ribuan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke tanah air secara aman dan tertib.

Sejak tahun 2025 hingga April 2026, KBRI Kuala Lumpur telah memfasilitasi pemulangan sebanyak 3.570 Warga Negara Indonesia/Pekerja Migran Indonesia (WNI/PMI) dari Malaysia ke Indonesia.

Dalam keterangan resmi pada Jum’at (8/5/2026), sebagian besar proses pemulangan dilakukan melalui pemanfaatan kebijakan PRM 2.0 yang telah berlaku sejak April 2024 dan diperpanjang hingga Mei 2027.

Melalui program tersebut, para pekerja migran yang menghadapi persoalan dokumen maupun keimigrasian diberikan kesempatan untuk kembali ke negara asal secara legal sesuai ketentuan yang berlaku di Malaysia.

KBRI Kuala Lumpur menyebutkan, dari total 3.570 WNI/PMI yang dipulangkan, sebanyak 2.595 orang merupakan kelompok rentan yang berada di Depo Tahanan Imigrasi (DTI) Malaysia. Seluruh proses kepulangan mereka turut difasilitasi dan dibiayai oleh KBRI Kuala Lumpur.

Selain itu, sebanyak 975 WNI/PMI lainnya dipulangkan dari berbagai kasus pelindungan dan kekonsuleran yang ditangani KBRI Kuala Lumpur, termasuk penghuni shelter sementara.

Keberhasilan program pemulangan ini tidak terlepas dari kerja sama berbagai pihak, mulai dari Jabatan Imigresen Malaysia (JIM), Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), Kementerian Luar Negeri RI, pemerintah daerah, hingga instansi terkait di titik kedatangan PMI di Indonesia.

KBRI Kuala Lumpur juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung perlindungan dan pemenuhan hak-hak WNI/PMI di Malaysia.

Ke depan, KBRI Kuala Lumpur berkomitmen terus memperkuat pelayanan perlindungan bagi WNI sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya migrasi aman, legal, dan bertanggung jawab agar kasus pekerja migran bermasalah dapat ditekan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *