DJABARPOS.COM, Jakarta – Pemerintah Indonesia mulai mengubah paradigma pelayanan publik dari yang berpusat pada institusi menjadi berpusat pada masyarakat.
Transformasi tersebut menjadi salah satu fokus pembahasan dalam pertemuan Kementerian PANRB dengan Pemerintah Estonia di Jakarta.
Wakil Menteri PANRB Purwadi Arianto menjelaskan, ke depan masyarakat tidak perlu lagi berurusan dengan banyak instansi untuk mendapatkan layanan pemerintah.
Pelayanan akan dirancang berdasarkan tahapan kehidupan warga, seperti pendidikan, pekerjaan, kesehatan, pernikahan, hingga pensiun.
“Tujuan kami menghadirkan layanan yang terpadu, terintegrasi, dan lebih personal bagi masyarakat,” ujarnya.
Model tersebut dinilai sejalan dengan keberhasilan Estonia yang telah menerapkan layanan publik digital secara menyeluruh.
Pemerintah berharap transformasi ini mampu memangkas birokrasi, meningkatkan efisiensi, dan memberikan pengalaman pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. (Arsy)

