Jakarta, Kantor Berita Jabar – Keberhasilan uji coba pendaratan dan lepas landas pesawat tempur TNI Angkatan Udara di Jalan Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (Terpeka) menjadi tonggak baru pemanfaatan infrastruktur nasional untuk mendukung pertahanan negara.
Kementerian Pekerjaan Umum menyatakan keberhasilan tersebut menjadi dasar pengembangan sejumlah ruas jalan tol lain yang dipersiapkan sebagai landasan darurat pesawat tempur.
Uji coba yang berlangsung pada 11 Februari 2026 dilakukan di ruas KM 228 hingga KM 231 dengan melibatkan dua pesawat tempur TNI AU, yakni EMB-314 Super Tucano dan F-16.
Kegiatan tersebut tercatat sebagai pendaratan pesawat tempur pertama yang dilakukan di jalan tol Indonesia dan berlangsung dengan hasil yang dinilai berhasil.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pengalaman tersebut menunjukkan bahwa infrastruktur jalan tol Indonesia telah memenuhi standar teknis untuk mendukung kepentingan strategis negara.
Selain mempertahankan fungsi utama sebagai jalur transportasi, pemerintah juga mengembangkan jalan tol agar mampu mendukung operasi pertahanan ketika dibutuhkan.
Ke depan, empat ruas jalan tol akan dipersiapkan dengan spesifikasi serupa sehingga dapat digunakan dalam berbagai kondisi darurat tanpa mengganggu pelayanan transportasi pada situasi normal.
Pemanfaatan jalan tol sebagai infrastruktur multifungsi dinilai menjadi bentuk optimalisasi investasi negara yang mampu memberikan manfaat bagi pembangunan ekonomi sekaligus memperkuat sistem pertahanan nasional. (Red)

