CFD dan Braga Beken Bandung Terancam Stop, BPK Temukan Anggaran Rp2,7 Miliar tak Berdasar Hukum

DJABARPOS.COM, Bandung – Program Car Free Day (CFD) dan Braga Bebas Kendaraan (Braga Beken) di Kota Bandung terancam tidak kembali digelar.

Penyebabnya: temuan BPK RI terkait pelaksanaan 2025.

Berdasarkan dokumen pemeriksaan, ada anggaran sekitar Rp2,7 miliar yang dialokasikan Dinas Perhubungan Kota Bandung untuk “belanja jasa ketenteraman” di CFD dan Braga Beken. BPK menilai penggunaan itu tidak memiliki dasar hukum memadai karena dibayarkan ke personel non-ASN.

Selama ini CFD rutin digelar di kawasan Dago dan Buahbatu. Sementara Braga Beken memberi ruang pejalan kaki dan UMKM menikmati Jalan Braga tanpa kendaraan tiap akhir pekan. Dua program ini jadi ikon Bandung yang ditunggu warga dan wisatawan.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengaku Pemkot kini melakukan kajian mendalam. 

“Betul. Saya memang sedang melakukan kajian yang sangat dalam. Teman-teman juga meminta agar tetap dilaksanakan CFD. Tapi karena ada temuan dari BPK ini, maka semuanya jadi ragu-ragu dan takut,” kata Farhan di Balai Kota Bandung, Rabu 26/8/2026.

Farhan menegaskan Pemkot tidak ingin melanggar aturan. Jika ingin dilanjutkan, dasar hukum dan skema anggaran harus dibenahi dulu agar tidak jadi masalah hukum di kemudian hari.

Warga kini menanti keputusan. Stop sementara demi tertib administrasi, atau cari skema baru agar CFD dan Braga Beken tetap hidup tanpa melanggar aturan.

Menurutmu, kalau harus pilih: CFD/Braga Beken distop dulu 1-2 bulan buat beresin aturan, atau langsung dicari skema darurat biar tetap jalan tiap minggu? (Ade Suhendi/ErHaz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *