DJABARPOS.COM, Garut – Sebanyak 250 unit becak listrik (betrik) bantuan pemerintah pusat telah tiba di Kabupaten Garut.
Saat ini kendaraan tersebut masih disimpan di area belakang rumah dinas Bupati Garut, kompleks Pendopo, sambil menunggu proses penyerahan dan penyaluran ke penerima.
*Prioritas untuk Pengayuh Lama*
PIC Program Becak Listrik, Ade Rijal mengatakan bantuan ini diperuntukkan bagi masyarakat yang selama ini menggantungkan penghasilan sebagai pengayuh becak.
Kabupaten Garut mendapat alokasi hingga 300 unit. Penyalurannya diprioritaskan bagi pengayuh becak yang sudah lama menjalankan aktivitas tersebut.
“Yang menerima nantinya adalah masyarakat yang memang sudah lama menjadi pengayuh becak,” ujar Ade.
Dikoordinasikan ke Pemda, Dishub, dan Polisi
Sebelum disalurkan, keberadaan becak listrik akan dikoordinasikan bersama Pemkab Garut, termasuk Bupati Garut, Dinas Perhubungan, serta pihak kepolisian.
Koordinasi dinilai penting agar penggunaan kendaraan tidak menimbulkan persoalan baru, khususnya terkait jalur lalu lintas dan angkutan umum.
Menurut Ade, jangkauan becak listrik lebih jauh dibanding becak konvensional. Hal itu memungkinkan pengayuh menjangkau wilayah baru dan berpotensi masuk ke jalur kendaraan umum.
“Pemerintah daerah akan mengatur teknisnya di lapangan supaya betul-betul tertib sesuai dengan harapan program dan ketertiban yang ada di Kabupaten Garut,” katanya.
Dilarang Diperjualbelikan
Ade menegaskan becak listrik yang diterima masyarakat tidak boleh diperjualbelikan.
Untuk memastikan bantuan tetap sesuai peruntukan, pihaknya akan membuat nota kesepakatan dengan para penerima.
(Doni/Agus Sambas)

