DJABARPOS.COM, Cimahi – Imbauan sudah ditempel, petugas sudah berjaga, tapi lawan arus di depan RS Dustira Kota Cimahi masih marak terjadi.
Pantauan djabarpos Senin 14 September 2026, banyak pengendara sepeda motor dengan cuek melawan arus dari arah Warung Contong menuju depan RS Dustira, lalu langsung belok masuk underpass. Padahal seharusnya arus dari depan RS Dustira ke Warung Contong.
Dishub Kota Cimahi sudah memasang spanduk besar di simpang Warung Contong:
“Emang Gak Malu Lawan Arus Terus?? Udah melanggar, bikin macet membahayakan orang lain pula”
Tapi spanduk itu malah diterobos.
Petugas Dishub berjaga di lokasi untuk mengatur dan menghalau pelanggar. Begitu petugas bergeser, pengendara kembali melawan arus.
Kondisi ini terjadi sejak proyek Underpass Gatot Subroto berjalan. Dishub menerapkan rekayasa counterflow di Underpass Dustira untuk mengurai kemacetan jalur alternatif Gatot Subroto – Pasirkumeli – Baros. Traffic cone dan tali tambang sudah dipasang.
Sesuai aturan, pengendara dari Underpass Dustira yang mau ke Warung Contong harus memutar lewat Jalan Taman Kartini – Terusan Sudirman – Urip Sumoharjo. Nyatanya banyak yang memotong langsung.
Alasannya klasik: lebih cepat, lebih dekat. Tapi dampaknya jelas: melanggar, bikin macet, membahayakan pengguna jalan lain, terutama pasien dan keluarga yang ke RS Dustira.
Rekayasa dibuat untuk keselamatan bersama. Kalau masih dilanggar, bukan aturannya yang salah. Tapi kesadaran kita yang harus diperbaiki.
(Nino)

