SUYUDI JADI KAPOLRI, Geng Solo Pudar Atau Cuma Ganti Kostum?

DJABARPOS.COM – Siapkan kopi. Pergantian Kapolri kali ini bukan sekadar ganti pejabat. Ini seperti ganti sopir bus saat penumpang ribut siapa yang punya bus.

Listyo Sigit diganti bukan karena pensiun. Umurnya baru 57 tahun. Batas pensiun Polri 58 tahun, bahkan ada wacana jadi 60. Lalu kenapa diganti?

Ketua DPR Puan Maharani menjawab, “Sudah waktunya.” Ketika ditanya apakah karena batas usia, jawabannya tegas, “Tidak, tidak ada.”

Kalimat “sudah waktunya” ini seperti kuitansi tanpa total harga. Kertasnya ada, angkanya belum kelihatan.

Versi resmi: regenerasi dan penyegaran. Pengamat kepolisian Bambang Rukminto menyebut Sigit sudah pimpin Polri sekitar enam tahun, hampir dua tahun di era Prabowo. Organisasi sebesar Polri butuh penyegaran.

Tapi dapur politik sudah mengepul. Agustus 2026, pengamat Ray Rangkuti mendesak Prabowo ganti Kapolri dengan 10 alasan, mulai masa jabatan lebih 5 tahun, munculnya cap “partai cokelat” di Pemilu 2024, ribuan polisi aktif di jabatan sipil, hingga ketegangan Polri dan Kejaksaan.

Komjen Purn Susno Duadji soroti timing. Pergantian saat perkara FA atau Febrie Adriansyah masih berjalan bisa menimbulkan persepsi penyelamatan pihak tertentu. Catat: persepsi, bukan bukti.

Lalu muncullah istilah “Geng Solo” untuk menggambarkan jaringan yang diasosiasikan dengan lingkaran Jokowi. Ini bukan organisasi resmi terbukti eksis.

Ironinya, calon penggantinya Komjen Suyudi Ario Seto. Lahir 14 Juli 1973, Akpol 1994, karier panjang di era Jokowi: Kapolres Bogor, Kapolres Metro Jakpus, Dirreskrimum, Wakapolda Metro Jaya, Kapolda Banten. Dilantik jadi Kepala BNN 25 Agustus 2025, dalam 18 hari ungkap 11 jaringan, 53 tersangka, 503 kg barang bukti.

Pada 30 September 2026 Surpres dikirim, 1 Oktober 2026 fit and proper test 22 menit tanpa tanya jawab, hasil aklamasi.

Faktanya: Sigit belum pensiun, alasan resmi penyegaran. Sisanya masih tafsir politik.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *