DJABARPOS.COM – Akhirnya Kemenlu kembali dipimpin seorang diplomat berpengalaman. Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Arrmanatha Nasir sebagai Menteri Luar Negeri menggantikan Sugiono dalam reshuffle Kabinet Merah Putih 1 Oktober 2026.
Dengan jam terbang dari Paris hingga New York, diplomasi Indonesia sepertinya berada di tangan yang tepat.
Berikut perjalanan karier diplomatik beliau:
Lahir di Bangkok 30 Desember 1965, Arrmanatha atau Tata adalah diplomat karier. Ia memulai karir di Kemlu RI sejak 1990-an.
Puncak perhatian publik saat ia menjadi Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI pada 2014. Gaya komunikasinya yang tenang dan tegas membuatnya dikenal luas saat menjelaskan posisi Indonesia di isu-isu global.
Setelah itu, ia dipercaya menjadi Duta Besar RI untuk Prancis, Andorra, dan Monako yang berkedudukan di Paris. Di Paris, ia aktif memperkuat hubungan ekonomi dan budaya Indonesia-Prancis.
Karier internasionalnya makin matang saat ditunjuk sebagai Duta Besar RI untuk PBB di New York. Di markas PBB, Tata menjadi wajah Indonesia dalam isu Dewan Keamanan, perdamaian dunia, dan multilateralisme.
Sebelum menjadi Menlu, ia menjabat Wakil Menteri Luar Negeri mendampingi Sugiono sejak Oktober 2024.
Kini dari Wamen naik jadi Menteri. Ini sinyal bahwa Presiden Prabowo ingin diplomasi Indonesia kembali ke jalur diplomat profesional di tengah tantangan global, perang dagang, konflik Timur Tengah, dan rivalitas AS-China.
Tugas berat menanti: menjaga bebas aktif, memperkuat ASEAN, dan melindungi WNI di luar negeri.
Selamat bertugas sebagai Menlu Pak Tata!(**)

