UPI Kukuhkan Profesor Bidang Bahasa, Sains, hingga Energi Terbarukan, Dorong Inovasi untuk Masa Depan

DJABARPOS.COM, Bandung – Universitas Pendidikan Indonesia mengukuhkan delapan guru besar dari berbagai bidang strategis pada hari pertama prosesi akademik pengukuhan profesor yang berlangsung di Gedung Achmad Sanusi, Kampus UPI Bandung, Kamis (7/5/2026).

Pengukuhan tersebut menunjukkan penguatan multidisiplin ilmu di lingkungan UPI, mulai dari pendidikan, linguistik, sains material, hingga teknologi energi berkelanjutan yang relevan dengan tantangan pembangunan nasional dan agenda global.

Delapan guru besar yang dikukuhkan yakni Zainal Arifin, Andoyo Sastromiharjo, Wawan Gunawan, serta Jarnawi Afgani Dahlan.

Selain itu, turut dikukuhkan Asep Supriatna, Eka Cahya Prima, Dadi Rusdiana, dan Indra Mamad Gandidi.

Rektor UPI, Didi Sukyadi menilai ragam kepakaran tersebut menjadi modal penting dalam pengembangan inovasi berbasis riset dan teknologi.

Menurutnya, guru besar memiliki posisi strategis sebagai motor pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus penggerak kolaborasi nasional dan internasional.

“UPI tidak hanya mendorong percepatan jumlah guru besar, tetapi juga peningkatan kualitas, produktivitas riset, publikasi ilmiah, serta kolaborasi nasional dan internasional,” ujarnya.

Bidang keilmuan yang dikembangkan para profesor baru tersebut dinilai sangat relevan dengan kebutuhan masa depan, terutama dalam pengembangan energi terbarukan, teknologi material, pendidikan modern, dan penguatan literasi bahasa.

Pengukuhan profesor di bidang fisika material sel surya dan optoelektronik, misalnya, menjadi sinyal kuat komitmen UPI dalam mendukung pengembangan teknologi energi bersih dan inovasi industri berbasis sains.

Sementara itu, penguatan bidang pendidikan dan linguistik diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran dan pengembangan kurikulum di Indonesia.

UPI menegaskan akan terus memperkuat budaya riset dan hilirisasi inovasi agar hasil penelitian kampus dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas dan mendukung pembangunan nasional berkelanjutan. (Arsy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *