TPA Sarimukti Ditutup, Farhan Larang Warga Buang Sampah ke TPS

DJABARPOS.COM, Bandung – Kota Bandung menghadapi ancaman penumpukan sampah setelah TPA Sarimukti ditutup sementara sejak Kamis. Menyikapi kondisi itu, Wali Kota H.M. Farhan meminta warga tidak membuang sampah ke TPS selama pengangkutan dihentikan beberapa hari ke depan.

Permintaan tersebut disampaikan Farhan saat meninjau Giat Siskamling Siaga Bencana di Kelurahan Campaka, Kecamatan Andir. Di sela kunjungannya ke sejumlah RW, Farhan melihat langsung kondisi lingkungan sekaligus mendengar aspirasi masyarakat.

Persoalan sampah menjadi perhatian utama dalam agenda tersebut. Penghentian pengangkutan menuju Sarimukti dikhawatirkan memicu penumpukan di kawasan permukiman padat penduduk apabila tidak diantisipasi sejak awal.

Farhan meminta para lurah segera berkoordinasi dengan RW agar pengelolaan sampah sementara dilakukan di lingkungan masing-masing. Langkah itu dinilai penting untuk mencegah TPS mengalami overload selama akhir pekan.

“tempat pembuangan sampah sarimukti ini sudah ditutup sejak hari Kamis jadi kita sudah tidak bisa mengangkut sampah hari Jumat Sabtu dan Minggu yang saya minta adalah kepada seluruh lurah agar berkoordinasi dengan RW agar bisa mengelola sampah di wilayah masing-masing tidak ada yang dibawa ke TPS untuk menghindari penumpukan-pelumpuhan yang berlebihan selama 3 hari kedepan hari Jumat Sabtu dan Minggu sekali lagi saya meminta kepada seluruh orang berkoordinasi dengan semua”

Dalam kunjungan itu, Farhan didampingi Camat Andir Jon Heri bersama jajaran kecamatan, para lurah se-Kecamatan Andir, serta staf wilayah. Selain meninjau lingkungan, Farhan juga melaksanakan Shalat Jumat berjamaah bersama warga.

Pemerintah Kota Bandung turut menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan dalam agenda tersebut. Kehadiran Farhan disambut antusias warga yang memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan berbagai persoalan lingkungan di wilayah mereka.

Penghentian pengangkutan sampah selama tiga hari kini menjadi tantangan serius bagi Kota Bandung. Pemerintah berharap koordinasi antara lurah, RW, dan warga dapat mencegah penumpukan sampah hingga operasional menuju Sarimukti kembali normal. (Nino)

Baca Juga : Bandung Terancam Krisis Sampah, RW Diminta Bergerak Cepat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *