Daftar Lengkap 9 Kapolda Baru Hasil Mutasi Kapolri Mei 2026, Jabar hingga Sulteng Berganti Pimpinan

DJABARPOS.COM, Jakarta – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan mutasi besar-besaran di jajaran perwira tinggi Polri dengan merotasi sembilan Kapolda di berbagai wilayah Indonesia.


Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/960/V/KEP./2026 tertanggal 7 Mei 2026 yang dikeluarkan sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran organisasi di tubuh Polri.


Pergantian pimpinan kepolisian daerah itu mencakup sejumlah wilayah strategis dan menjadi perhatian publik karena melibatkan nama-nama perwira tinggi berpengalaman.


Berikut daftar lengkap Kapolda baru hasil mutasi Kapolri Mei 2026:


1. Irjen Djati Wiyoto dipercaya menjabat Kapolda Sumatera Barat menggantikan Irjen Gatot Tri Suryantana.


2. Brigjen Agus Wijayanto ditunjuk menjadi Kapolda Kalimantan Utara menggantikan Irjen Djati Wiyoto.


3. Irjen Pipit dipercaya menjabat Kapolda Jawa Barat menggantikan Irjen Rudi Setiawan.


4. Irjen Alberd Teddy Benhard Sianipar menjabat Kapolda Kalimantan Barat menggantikan Irjen Pipit.


5. Brigjen Arif Budiman dipercaya memimpin Polda Maluku Utara menggantikan Irjen Waris Agono.


6. Irjen Kalingga Rendra Raharja ditunjuk sebagai Kapolda Nusa Tenggara Barat menggantikan Irjen Edy Murbowo.


7. Brigjen Yudhi Sulistianto Wahid dipercaya menjabat Kapolda Bengkulu menggantikan Irjen Mardiyono.


8. Brigjen Himawan Bayu Aji ditunjuk menjadi Kapolda Sulawesi Tenggara menggantikan Irjen Didik Agung Widjanarko.


9. Brigjen Nasri dipercaya menjabat Kapolda Sulawesi Tengah menggantikan Irjen Endi Sutendi.


Mutasi tersebut sekaligus menegaskan langkah Kapolri dalam melakukan penyegaran organisasi demi meningkatkan efektivitas pelayanan dan penguatan institusi kepolisian di daerah.


Selain Kapolda, mutasi kali ini juga menyasar pejabat utama Mabes Polri, direktur di tingkat Polda, hingga sejumlah kapolres di berbagai wilayah Indonesia.


Rotasi jabatan di tubuh Polri merupakan bagian dari mekanisme organisasi yang rutin dilakukan guna memperkuat profesionalisme, regenerasi kepemimpinan, dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (Arsy/Nino)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *