DJABARPOS.COM, Jakarta – Duta Besar RI untuk Iran, Rolliansyah Soemirat, dilaporkan tidak mendapatkan akses masuk ke area utama persemayaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, di Grand Mosalla Teheran pada Jumat (4/7/2026).
Dalam unggahan KBRI Teheran, Dubes RI tampak tertahan di luar area utama prosesi penghormatan. Hal ini memicu pertanyaan terkait protokol keamanan Iran terhadap perwakilan Indonesia.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Luar Negeri RI Sugiono memberikan klarifikasi. Ia menyebut pemerintah baru mendapat informasi mendadak pada 2 Juli bahwa otoritas Iran memberlakukan aturan ketat.
“Kita mendapatkan konfirmasi, Iran hanya akan memberikan akses kepada pejabat di atas dubes. Jadi kita juga tidak memiliki kesempatan untuk mengirimkan pengganti,” tegas Sugiono di Halim Perdanakusuma, Minggu (6/7/2026).
Menurutnya, keterbatasan waktu dan padatnya jadwal domestik membuat Indonesia tidak sempat mengirim utusan khusus dari Jakarta.
Prosesi persemayaman Khamenei sendiri menjadi sorotan dunia. Jenazahnya baru diarak setelah tertunda lebih dari empat bulan menyusul kematian akibat serangan udara AS-Israel pada 28 Februari lalu. Jutaan warga Iran mengawal jenazah yang rencananya dimakamkan Kamis (9/7) di Mashhad.
Pemerintah Indonesia kini tengah melobi otoritas Iran agar Menlu Sugiono bersama Ketua MPR Ahmad Muzani dapat hadir langsung pada puncak pemakaman.(**)

