Minat Emas di Jabar Naik, Pegadaian Percepat Layanan Bulion

DJABARPOS.COM, Kota Bandung – Gelombang minat masyarakat terhadap investasi emas mulai terasa kuat di Jawa Barat. Situasi itu ikut mendorong PT Pegadaian mempercepat pengembangan layanan bulion atau bank emas di berbagai daerah.

Dorongan tersebut muncul seiring pertumbuhan kinerja perusahaan pada awal 2026. Sampai 30 April, Pegadaian mencatat laba bersih Rp4,38 triliun, melonjak 87,2 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya.

Tak hanya laba, nilai aset perusahaan juga terkerek signifikan hingga mencapai Rp183,8 triliun. Sementara Outstanding Loan (OSL) gross menembus Rp153,6 triliun.

Di Jawa Barat, peningkatan transaksi emas disebut menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan bisnis Pegadaian. Akses digital lewat aplikasi Tring! ikut memperluas jangkauan layanan ke masyarakat.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil X Jawa Barat, Eko Supriyanto, menilai perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola keuangan mulai terlihat dalam beberapa waktu terakhir.

“Kinerja positif ini adalah cerminan dari kepercayaan masyarakat Jawa Barat yang semakin tinggi terhadap produk-produk Pegadaian. Kami terus berupaya mendekatkan diri dengan nasabah, tidak hanya melalui jaringan outlet yang tersebar luas, tetapi juga melalui digitalisasi layanan,” ujar Eko.

Menurut dia, edukasi mengenai emas sebagai safe haven kini makin diperluas. Pegadaian menyasar berbagai segmen, mulai pelaku UMKM hingga investor ritel.

Selain memperkuat layanan digital, Pegadaian juga mengandalkan bisnis bullion yang kini menjadi perhatian industri jasa keuangan. Sebagai perusahaan yang telah mengantongi izin usaha bulion dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Pegadaian menyediakan layanan Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Jasa Titipan Emas Korporasi, serta perdagangan emas.

Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan, mengatakan inovasi digital dan layanan bullion disiapkan untuk menjangkau generasi baru investor.

“Hadirnya komoditas anyar seperti layanan Bulion dan kemudahan digital lewat aplikasi Tring! diharapkan mampu menjadi lokomotif baru yang mempermudah lintas generasi dalam berinvestasi aman bersama Pegadaian,” kata Damar. (Arsy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *