Menlu RI dan Singapura Bahas Energi hingga ASEAN

DJABARPOS.COM, Jakarta – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono menerima kunjungan kerja Menteri Luar Negeri Republik Singapura Vivian Balakrishnan di Jakarta, Senin (12/5/2026). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari persiapan Leaders’ Retreat Indonesia–Singapura 2026 sekaligus menuju peringatan 60 tahun hubungan diplomatik kedua negara pada 2027 atau RISING 60.

Dalam pertemuan itu, kedua negara menegaskan komitmen memperkuat kemitraan strategis di berbagai sektor prioritas. Fokus pembahasan meliputi transisi energi, pengembangan energi terbarukan, hingga interkoneksi listrik lintas batas.

“Singapura adalah mitra strategis penting bagi Indonesia. Menjelang RISING 60, kita ingin re-energise kemitraan, membuatnya semakin relevan dan berdampak nyata bagi masyarakat kedua negara,” ujar Menlu Sugiono.

Kerja sama energi menjadi salah satu agenda utama yang dibahas kedua menteri. Indonesia dan Singapura menilai interkoneksi listrik lintas negara dapat memperkuat efisiensi energi sekaligus meningkatkan konektivitas kawasan ASEAN.

Baca Juga : Di Tengah Geopolitik Panas, RI-Singapura Perkuat Aliansi

Selain sektor energi, pembahasan juga menyentuh ketahanan pangan. Kedua negara sepakat mendorong kemitraan agribisnis yang lebih erat untuk memperkuat rantai pasok kawasan di tengah tantangan global yang terus berkembang.

Kerja sama ekonomi turut menjadi perhatian. Indonesia dan Singapura berkomitmen memperluas kolaborasi melalui penguatan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) serta pengembangan kawasan industri berkelanjutan.

Dalam isu regional, Sugiono dan Vivian Balakrishnan menyoroti pentingnya menjaga persatuan ASEAN di tengah dinamika geopolitik global. Tekanan terhadap jalur perdagangan dan energi dinilai menjadi tantangan yang harus direspons secara kolektif oleh negara-negara Asia Tenggara.

Kedua menteri menekankan ASEAN harus tetap menjadi jangkar stabilitas kawasan serta menjaga kawasan tetap terbuka dan terhubung.

Pertemuan bilateral ini sekaligus mempertegas hubungan erat Indonesia dan Singapura yang selama ini terjalin dalam sektor perdagangan, investasi, dan konektivitas masyarakat.

Singapura tercatat sebagai investor asing terbesar di Indonesia dengan nilai investasi mencapai USD 17,4 miliar pada 2025. Nilai perdagangan kedua negara juga mencapai USD 32,86 miliar.

Sementara itu, kunjungan wisatawan asal Singapura ke Indonesia mencapai 1,52 juta orang sepanjang 2025, mencerminkan tingginya mobilitas dan hubungan antarwarga kedua negara. (Arsy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *