“Gubernur Sherly Tjoanda Tekan Inflasi Lewat Distribusi Pangan, Cetak Sawah, dan Gudang Logistik Baru”
DJABARPOS.COM, Ternate – Pemerintah Provinsi Maluku Utara menyiapkan 100 ekor sapi kurban untuk Hari Raya Iduladha 1447 H/2026. Langkah ini bagian dari strategi menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan saat Hari Besar Keagamaan Nasional.
Gubernur Sherly Tjoanda menyebut, selain distribusi hewan kurban, Pemprov juga menggelar Gerakan Pangan Murah di 10 kabupaten/kota untuk menahan laju harga kebutuhan pokok.
Stabilisasi Harga Jelang Iduladha
Pemprov Maluku Utara menyiapkan langkah taktis menghadapi HBKN Iduladha. Selain 100 ekor sapi kurban, digelar operasi pasar murah untuk komoditas beras, bawang, cabai, dan tomat di seluruh kabupaten/kota.
Dorong Kemandirian Pangan
Pemprov mendorong peningkatan produksi pertanian melalui program cetak sawah baru 10.000 hektare dan reaktivasi 4.600 hektare sawah di Halmahera Utara dan Halmahera Timur.
Untuk menekan harga telur, Pemprov menjajaki kerja sama dengan investor guna mengembangkan peternakan ayam petelur. Saat ini harga telur di Maluku Utara masih lebih mahal dibanding Jawa dan Sulawesi.
Dukungan Logistik dari Pusat
Bulog RI akan membangun enam gudang logistik baru di Maluku Utara. Pemprov juga berkoordinasi agar kuota stok Minyakita terpenuhi. Dari kebutuhan 600 ribu liter, saat ini baru tersedia 100 ribu liter di gudang.
Inflasi Berhasil Ditekan
Gubernur Sherly menyebut inflasi Maluku Utara yang sempat 5% menjelang Ramadan berhasil turun menjadi 2,03% year-on-year pada Mei 2026. Namun ia mengingatkan, 80% kebutuhan beras masih bergantung pasokan luar daerah dan Maluku Utara belum memiliki produksi mandiri ayam potong dan telur.(**)

