DJABARPOS.COM, Bogor – Persaingan masa depan tidak lagi hanya ditentukan oleh siapa yang paling pintar.
Menurut Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, dunia yang terus berubah menuntut generasi muda memiliki kemampuan yang lebih luas dibanding sekadar prestasi akademik.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri Kongres IV Blok Pelajar Politik Merdeka di Kabupaten Bogor.
Bima mengatakan keberhasilan pada masa mendatang akan sangat dipengaruhi kemampuan seseorang membangun jejaring dan bekerja sama dengan banyak pihak.
“Ingat kata-kata saya. Masa depan akan dimiliki orang-orang yang terampil untuk menggunakan jejaring dan berkolaborasi,” ujarnya.
Menurut dia, tantangan pembangunan semakin kompleks sehingga tidak mungkin diselesaikan secara individual.
Karena itu, pelajar perlu membiasakan diri bekerja dalam tim, membuka ruang dialog, serta belajar memahami berbagai sudut pandang.
Bima juga menekankan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Ia menilai generasi muda yang unggul bukan hanya mereka yang memiliki kemampuan akademik tinggi, tetapi juga mereka yang mampu hadir memberi solusi bagi masyarakat.
Dalam pandangannya, kolaborasi akan menjadi mata uang baru dalam menghadapi era global yang semakin kompetitif.
Karena itu, pelajar didorong mulai membangun jaringan positif sejak dini agar memiliki bekal yang cukup saat memasuki dunia kerja maupun kepemimpinan di masa depan. (Red)

