DJABARPOS.COM, Garut – Partai Gema Bangsa Kabupaten Garut terus mendorong lahirnya inovasi pertanian berbasis potensi lokal. Salah satu langkah nyata dilakukan melalui pengembangan greenhouse produksi bibit kentang dan ubi di Kecamatan Cigedug yang digagas Ketua DPC Partai Gema Bangsa Cigedug, Tatang Kamra.
Program tersebut mendapat perhatian langsung dari Sekretaris DPD Partai Gema Bangsa Kabupaten Garut, Saeful Hikmat, S.Pd., yang melakukan kunjungan kerja ke lokasi pengembangan bibit pada Selasa (2/6/2026).
Saeful menilai inisiatif tersebut merupakan solusi konkret untuk menjawab persoalan petani terkait sulitnya memperoleh bibit berkualitas.
“Kami sangat mengapresiasi inisiasi Pak Tatang di Cigedug. Ini bukti bahwa Partai Gema Bangsa hadir menjadi solusi nyata bagi persoalan petani. Dengan menyediakan bibit berkualitas, kita membantu meningkatkan hasil panen sekaligus membangun kemandirian pangan di Garut,” ujarnya.
Menurut Saeful, sektor pertanian membutuhkan dukungan inovasi agar petani tidak terus bergantung pada pasokan bibit dari luar daerah yang kualitasnya belum tentu terjamin.
Dalam pengembangannya, greenhouse tersebut menerapkan dua metode produksi bibit yakni melalui biji buah botani yang memiliki ketahanan tinggi terhadap penyakit layu fusarium serta metode kultur jaringan yang menghasilkan bibit premium bebas penyakit melalui proses laboratorium.
Ketua DPC Partai Gema Bangsa Cigedug, Tatang Kamra mengatakan wilayah Cigedug dipilih karena memiliki kondisi agroklimat yang sangat mendukung pengembangan tanaman hortikultura.
“Tujuan utama kami memastikan petani mendapatkan bibit sehat dan berkualitas. Selama ini kualitas bibit di pasaran sering tidak terjamin dan merugikan petani. Melalui greenhouse ini kami ingin menghadirkan standar kualitas yang lebih baik,” katanya.
Pengembangan bibit tersebut juga akan mendapat dukungan teknis dari Ketua DPW Partai Gema Bangsa Jawa Barat Ade Wardhana Adinata yang memiliki akses laboratorium serta keahlian di bidang genetika tanaman.
Meski prospek pasar dinilai sangat menjanjikan, pengelola masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan infrastruktur dan modal untuk meningkatkan kapasitas produksi.
Partai Gema Bangsa berkomitmen mendorong kolaborasi berbagai pihak agar program ini berkembang menjadi pusat produksi bibit hortikultura unggulan yang mampu menopang ketahanan pangan dan kesejahteraan petani Garut. (Red)

