DJABARPOS.COM, Bandung – Banyak orang mengira stres hanya memengaruhi pikiran. Padahal, tekanan psikologis yang dibiarkan berlarut-larut dapat menyerang tubuh dan memicu berbagai penyakit. Melalui layanan psikolog yang tersedia di Puskesmas Garuda, masyarakat diajak lebih peduli terhadap kesehatan mental sebelum dampaknya semakin luas.
Layanan psikolog di Puskesmas Garuda menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Bandung untuk mendekatkan akses kesehatan mental kepada masyarakat. Kehadiran layanan ini diharapkan mampu mendorong warga mencari pertolongan lebih dini ketika mulai merasakan kecemasan, stres, atau tekanan emosional.
Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung sekaligus dokter spesialis penyakit dalam, Dr. dr. Agung Firmansyah Sumantri, Sp.PD., KHOM., MMRS., FINASIM, mengungkapkan bahwa banyak pasien datang dengan keluhan sakit lambung yang berulang. Namun setelah menjalani berbagai pemeriksaan, tidak ditemukan gangguan pada organ pencernaannya.
Menurut Agung, sekitar 60 persen kasus dispepsia merupakan dispepsia fungsional, yakni gangguan yang dipengaruhi kondisi psikologis, bukan karena kerusakan pada lambung. Selain gangguan lambung, stres juga dapat memicu kambuhnya penyakit lain seperti GERD, sakit kepala, rinitis, hingga gangguan kulit akibat menurunnya daya tahan tubuh.
Sementara itu, Psikolog Klinis Puskesmas Kota Bandung, Adelia Octavia Siswoyo, S.Psi., M.Psi., menjelaskan bahwa persoalan yang paling sering ditemui dalam praktiknya bukan berasal dari penyakit, melainkan konflik hubungan dengan orang-orang terdekat.
Permasalahan dalam keluarga, hubungan dengan pasangan, lingkungan kerja, maupun pertemanan menjadi pemicu yang paling sering menyebabkan kecemasan, sulit tidur, gangguan makan, hingga munculnya keluhan fisik.
Adelia juga mengingatkan bahwa rasa cemas merupakan hal yang wajar. Namun, apabila mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, kondisi tersebut sebaiknya segera dikonsultasikan kepada tenaga profesional agar tidak berkembang menjadi gangguan kesehatan mental yang lebih serius.
Melalui layanan psikolog di Puskesmas Garuda, masyarakat kini dapat memperoleh pendampingan tanpa harus menunggu kondisi semakin berat. Semakin cepat seseorang mencari bantuan, semakin besar pula peluang untuk menjaga kualitas hidup dan kesehatan secara menyeluruh. (Nino)

