Puskesmas Garuda Kini Layani Konsultasi Psikolog Tanpa Rujukan, Warga Bandung Tak Perlu Lagi Menyimpan Beban Sendiri

DJABARPOS.COM, Bandung – Kesehatan mental kini semakin mudah dijangkau masyarakat Kota Bandung. Warga yang membutuhkan pendampingan psikolog tidak lagi harus membawa surat rujukan. Salah satu fasilitas kesehatan yang telah membuka layanan tersebut adalah Puskesmas Garuda, sehingga masyarakat dapat memperoleh bantuan lebih cepat ketika menghadapi persoalan psikologis.

Layanan ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang selama ini masih ragu atau kesulitan mengakses layanan kesehatan mental. Warga cukup datang langsung ke puskesmas penyelenggara atau memanfaatkan layanan hotline yang tersedia di beberapa puskesmas.

Psikolog Klinis Puskesmas Kota Bandung, Adelia Octavia Siswoyo, S.Psi., M.Psi., menjelaskan layanan psikolog kini tersedia di 12 puskesmas, yakni Puskesmas Salam, Puter, Ibrahim Adjie, Garuda, Kopo, Pasirkaliki, Babakan Sari, Cipamokolan, Sukarasa, Cibuntu, Padasuka, dan Cipadung.

Menurut Adelia, seluruh warga Kota Bandung dapat memanfaatkan layanan tersebut menggunakan BPJS Kesehatan tanpa harus terdaftar di puskesmas yang sama. Sementara masyarakat umum cukup membayar retribusi sebesar Rp15 ribu.

Dengan biaya yang terjangkau tersebut, masyarakat memperoleh layanan konsultasi selama sekitar 30 hingga 40 menit bersama psikolog klinis. Waktu konsultasi yang relatif panjang diharapkan membuat masyarakat lebih leluasa menceritakan persoalan yang sedang dihadapi.

Apabila hasil konsultasi menunjukkan perlunya penanganan lanjutan, psikolog di puskesmas akan membantu proses rujukan ke rumah sakit yang memiliki layanan kesehatan jiwa maupun psikiater.

Layanan psikolog di Puskesmas Garuda juga beroperasi enam hari dalam sepekan. Pelayanan dibuka setiap Senin hingga Kamis pukul 07.30–12.30 WIB, sedangkan Jumat dan Sabtu pukul 07.30–11.00 WIB.

Adelia berharap masyarakat tidak lagi merasa malu atau takut mencari pertolongan ketika mulai mengalami tekanan psikologis. Menurutnya, penanganan sejak dini menjadi langkah penting agar masalah kesehatan mental tidak berkembang menjadi kondisi yang lebih berat. (Nino)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *