DJABARPOS.COM, Jakarta – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Keputusan tersebut diambil karena alasan kesehatan setelah dirinya dijadwalkan menjalani pengobatan jantung di luar negeri guna memperoleh penanganan medis lanjutan.
Pengunduran diri itu telah disampaikan langsung kepada Presiden RI Prabowo Subianto. Nanik menegaskan bahwa langkah tersebut murni didasarkan pada kondisi kesehatannya dan tidak berkaitan dengan persoalan lain.
Dalam keterangannya, Nanik mengungkapkan Presiden Prabowo telah memberikan izin kepadanya untuk fokus menjalani proses pengobatan. Ia berharap pemulihan kesehatannya berjalan lancar sehingga tetap dapat memberikan kontribusi bagi bangsa meski tidak lagi menjabat sebagai Kepala BGN.
Meski mengundurkan diri, Nanik memastikan komitmennya untuk tetap mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Selama memimpin Badan Gizi Nasional, Nanik aktif melakukan pembenahan tata kelola kelembagaan, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta mengevaluasi pelaksanaan Program MBG di berbagai daerah agar berjalan lebih efektif.
Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Kebijakan, Dirgayuza Setiawan, turut mengonfirmasi bahwa pengunduran diri Nanik memang dilatarbelakangi kondisi kesehatan yang membutuhkan penanganan serius.
Hingga berita ini ditulis, pemerintah belum mengumumkan sosok yang akan ditunjuk sebagai Kepala Badan Gizi Nasional secara definitif.
Meski demikian, pemerintah memastikan seluruh program yang berada di bawah Badan Gizi Nasional tetap berjalan sesuai rencana, termasuk Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu agenda strategis nasional dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia. (Arsy)

