DJABARPOS.COM, Garut – Tiga pekan pasca kejadian musibah banjir bandang di Sukaresmi Garut, warga yang terdampak masih membutuhkan bantuan karena kerusakan masih nampak belum ada perbaikan.

Lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) & Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Garut terus berupaya menggalang donasi dan mengajak berbagai pihak untuk bekerjasama membantu penyintas banjir bandang Sukaresmi.

Kali ini Tim ACT-MRI Garut menggandeng Racana Wiyata Mandala Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut, untuk menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir di Sukaresmi.

“Alhamdulillah kali ini ACT-MRI Garut menggandeng teman-teman mahasiswa dari Racana Wiyata Mandala IPI Garut, untuk peduli bencana banjir bandang di Sukaresmi. Mudah-mudahan dengan kolaborasi aksi bersama ini bisa menjadi penyemangat untuk element mahasiswa di Garut agar lebih peduli terhadap bencana di Sukaresmi Garut maupun bencana lainnya di Garut,” terang Branch Manager ACT Garut, Mochamad Dani Ramdani.

Sementara itu, Ketua Racana Wiyata Mandala IPI Garut Agus Risman yang ikut langsung ke lokasi banjir di Kp. Cilegong Desa Sukalillah, Kecamatan Sukaresmi, memberikan apresiasi mengenai aksi yang dilakukan pada Selasa (23/11/2021).

“Alhamdulillah kegiatan terlaksana berkat kerjasama dari berbagai pihak terutama dari keluarga besar mahasiswa Institut Pendidikan Indonesia, PC Nahdlatul Ulama serta semua donatur. Harapan kami, kegiatan ini menjadi pemantik untuk kepekaan masyarakat agar selalu sigap dan tetap sedia membantu sesama, mengingat Kabupaten Garut merupakan supermarket bencana,” ungkap Agus Risman.

Risman menambahkan, meskipun dalam jangka waktu yang singkat Gerakan Pramuka Racana Wiyata Mandala berhasil mengumpulkan donasi dari berbagai pihak berupa 16 box pakaian dan sejumlah uang yang kami transformasikan dalam bentuk sembako. Rencananya donasi ini akan disalurkan ke beberapa titik bencana yang ada dikabupaten Garut dan Alhamdulillah hari ini baru terealisasi kesatu titik bencana yaitu di Kecamatan Sukaresmi Garut. (Agus Sambas)