Cerita Kripik Pisang Jadi Sorotan TP PKK di Lampung

DJABARPOS.COM, Lampung – Bagi sebagian pelaku UMKM, kualitas produk sering dianggap sebagai kunci utama penjualan. Namun menurut Staf Ahli TP PKK Pusat Yane Ardian Bima Arya, daya tarik sebuah produk kini juga ditentukan oleh cerita yang menyertainya.

Pesan itu disampaikan Yane saat menghadiri kunjungan kerja TP PKK Pusat di PKK Agropark, Kabupaten Lampung Selatan. Dalam agenda tersebut, ia membahas penguatan UP2K, pemberdayaan lansia, hingga ketahanan keluarga.

Menurut Yane, pelaku usaha kecil harus mampu memberi identitas dan nilai emosional pada produk agar memiliki daya saing di tengah pasar digital yang semakin padat.

“Contoh, di Lampung ini budidaya pisang besar. Banyak dari pelaku UMKM, pelaku usaha itu membuat produk dari pisang, mau kripik atau pisangnya diapain. Jadi artinya produk kripik itu banyak banget, tapi yang laku adalah yang punya cerita di balik kripik pisang tersebut,” katanya.

Ia menilai pendekatan tersebut dapat membantu program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga atau UP2K berkembang lebih kuat di daerah. Bukan hanya soal produksi, tetapi juga kemampuan pemasaran dan membangun kedekatan dengan konsumen.

Selain soal ekonomi keluarga, Yane turut menyoroti kondisi kelompok lansia yang dinilai perlu terus diberdayakan agar tetap aktif dan memiliki kualitas hidup yang baik.

“Siapa yang menggerakkan dan mengaktifkan para lansia selain keluarganya adalah pemerintah, melalui program-program yang ada di PKK. Jadi pemberdayaan lansia ini hal yang penting,” ujarnya.

Yane menyebut sejumlah negara maju telah memberi ruang lebih besar kepada lansia untuk tetap produktif di ruang publik.

“Kalau kita ke bandara, misalnya kita ke Singapura, di bandara-bandara itu nenek-nenek, kakek-kakek itu masih diberdayakan, masih bisa bekerja,” tambahnya.

Dalam kunjungan tersebut, Yane juga memuji keberadaan PKK Agropark yang dinilai menjadi contoh nyata pemberdayaan masyarakat berbasis kader PKK.

“PKK Agropark, namanya memang PKK, memang dikelola sama PKK ya, Masya Allah. Saya rasanya sudah cukup berkeliling ke seluruh Indonesia, memang lahan yang dikelola PKK sebesar ini baru ada di sini. Jadi ini memang luar biasa,” pujinya.

Di akhir kegiatan, ia mengingatkan bahwa PKK merupakan kekuatan sosial besar dengan lebih dari enam juta kader yang tersebar di seluruh Indonesia dan memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan keluarga masyarakat. (Arsy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *