Lelang Sepi Peminat, Dedi Mulyadi Bongkar Penyebabnya: Rupiah Melemah, Material Konstruksi Mahal

DJABARPOS.COM, Bandung – Fenomena tak biasa terjadi di Jawa Barat. Gubernur Dedi Mulyadi mengungkap sejumlah lelang proyek infrastruktur provinsi sempat sepi peminat. Padahal biasanya proyek Pemprov Jabar rebutan kontraktor.

“Biasanya orang ngantri rebutan. Setelah saya analisis, faktor penyebabnya harga. Mereka menghitung tidak ada untungnya,” ujar Dedi, Rabu 3/6/2026.

Rupiah Melemah Jadi Biang Kerok 
Menurut Kang Dedi, penyebab utamanya adalah pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Imbasnya langsung ke harga material konstruksi yang melonjak.

Komponen yang terdampak:

1. Semen

2. Aspal hot mix

3. Beton

Kenaikan harga ini membuat biaya pengerjaan proyek bengkak. Kontraktor pun hitung-hitungan ulang. Kalau HPS/tender nggak disesuaikan, margin untung tipis atau bahkan rugi.

Proyek Bandung-Garut Kena Imbas 
Salah satu proyek yang sempat sepi peminat adalah rekonstruksi dan pelebaran jalan di kawasan perbatasan Bandung-Garut. Ruas ini vital buat mobilitas warga & logistik.

Tapi setelah Pemprov Jabar melakukan evaluasi dan penyesuaian harga/anggaran, proyek itu akhirnya kembali menarik minat peserta lelang.

Pembangunan Tetap Jalan, Anggaran Dijaga
Meski ada tantangan ekonomi global, Dedi memastikan pembangunan infrastruktur Jabar tidak berhenti. Pemprov Jabar berkomitmen terus evaluasi harga satuan & HPS agar proyek tetap menarik buat kontraktor, tapi tanpa membebani APBD.

“Harus win-win. Kontraktor dapat untung wajar, negara nggak boncos,” tegasnya.

Fenomena ini jadi pengingat: stabilitas makroekonomi sangat ngaruh ke pembangunan di daerah. (Nino/Ade Suhendi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *