Marak Kriminal Jalanan, Wali Kota Bandung Imbau Warga Waspada Saat Beraktivitas Malam

DJABARPOS.COM, Kota Bandung – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas pada malam hari. Imbauan tersebut disampaikan menyusul meningkatnya keresahan masyarakat akibat maraknya informasi mengenai aksi kriminal jalanan yang beredar di media sosial.

Farhan mengakui masih terdapat sejumlah titik di Kota Bandung yang dinilai memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi, terutama pada malam hingga dini hari. Karena itu, warga diminta lebih berhati-hati saat bepergian dan tidak mengabaikan faktor keselamatan.

“Masyarakat diimbau untuk menghindari melintas di jalan yang sepi dan minim penerangan, terutama jika berkendara seorang diri pada malam hari,” ujarnya.

Selain memilih jalur yang lebih ramai, warga juga disarankan tidak bepergian sendirian apabila tidak mendesak. Langkah tersebut dinilai dapat meminimalkan risiko menjadi korban tindak kriminal.

Farhan juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan kepada aparat kepolisian apabila melihat aktivitas yang mencurigakan atau menjadi korban kejahatan. Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat penting dalam membantu aparat menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Bandung.

Imbauan tersebut muncul di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap kasus kejahatan jalanan. Sebelumnya, Polrestabes Bandung mengungkap 15 kasus kejahatan jalanan selama periode 1 hingga 21 Juli 2026. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan 19 tersangka yang diduga terlibat dalam berbagai tindak pidana, mulai dari pencurian kendaraan bermotor hingga pencurian dengan kekerasan.

Di sisi lain, Polrestabes Bandung juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai seluruh informasi yang beredar di media sosial. Polisi menjelaskan bahwa beberapa video yang viral dan disebut sebagai aksi begal ternyata, setelah dilakukan penyelidikan, bukan merupakan tindak pencurian dengan kekerasan, melainkan kasus kecelakaan lalu lintas maupun perkara pidana dengan motif yang berbeda.

Pemerintah Kota Bandung berharap masyarakat tetap tenang namun tidak lengah. Kewaspadaan, kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta kerja sama dengan aparat keamanan dinilai menjadi kunci untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

Pemkot Bandung bersama jajaran kepolisian juga terus berkoordinasi untuk meningkatkan upaya pencegahan melalui patroli di sejumlah kawasan yang dianggap rawan, sekaligus mengajak masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi sehingga tidak menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *