Praja IPDN Diminta Jangan Sakiti Rakyat, Menko Polkam Tekankan Mental Pelayan Publik

DJABARPOS.COM, Jatinangor – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago menegaskan praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) harus memahami bahwa tugas aparatur pemerintahan adalah melayani masyarakat, bukan dilayani.

Pesan itu disampaikan Djamari saat memberikan pembekalan kepada ribuan praja IPDN di kampus Jatinangor, Jawa Barat, Jumat (29/5/2026).

“Kalian hadir untuk melayani masyarakat, bukan untuk dilayani. Jangan pernah menyakiti hati rakyat,” kata Djamari di hadapan para praja.

Ia menilai lulusan IPDN nantinya akan menjadi ujung tombak pemerintahan di daerah karena langsung bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat.

Karena itu, para praja diminta memiliki sensitivitas sosial, kemampuan memahami persoalan rakyat, serta semangat pengabdian jangka panjang.

Selain itu, Djamari juga mengingatkan tantangan era digital yang kini dipenuhi disinformasi, fitnah, dan ujaran kebencian di media sosial.

Menurutnya, aparatur pemerintahan harus mampu hadir sebagai penyejuk sekaligus pengedukasi masyarakat agar ruang digital tidak dipenuhi konflik sosial.

Dalam pembekalan tersebut, Djamari juga menekankan pentingnya disiplin, daya tahan mental, dan semangat pantang menyerah bagi calon aparatur pemerintahan.

“Jangan lelah belajar, jangan bosan belajar, dan jangan menyerah menghadapi tantangan,” ujarnya.

Acara itu turut dihadiri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Rektor IPDN Halilul Kahiri, serta jajaran pejabat Kemenko Polkam dan Kemendagri. (Arsy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *