DJABARPOS.COM, Pontianak – Pemerintah mulai mengakselerasi program pendidikan dan pemenuhan gizi sebagai bagian dari strategi besar menuju Indonesia Emas 2045. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, menegaskan negara harus hadir langsung memastikan kualitas generasi masa depan.
Hal itu disampaikan saat meninjau Sekolah Rakyat Terpadu 53 dan Dapur SPPG Yayasan Lian Asa Borneo di Kota Pontianak, Kamis (16/4/2026).
“Anak-anak di sini punya kesempatan yang sama. Dengan fasilitas yang disiapkan negara, mereka harus bisa menjadi generasi unggulan dan calon pemimpin masa depan,” ujar Djamari.
Sekolah Rakyat Jadi Simbol Pemerataan Pendidikan
Dalam kunjungannya, Djamari menilai Sekolah Rakyat menjadi bukti konkret intervensi pemerintah dalam membuka akses pendidikan bagi masyarakat.
Program ini tidak hanya menyediakan pembelajaran, tetapi juga fasilitas penunjang seperti asrama, seragam, hingga kebutuhan makan siswa.
Menurutnya, model pendidikan seperti ini harus diperkuat untuk menjawab ketimpangan akses pendidikan di berbagai daerah.
“Ini bukti pemerintah serius di sektor pendidikan. Tidak hanya satu model, ada juga sekolah unggulan lain yang terus dikembangkan,” katanya.
Dapur SPPG Disorot, Kualitas Gizi Jadi Perhatian
Selain pendidikan, perhatian pemerintah juga tertuju pada pemenuhan gizi siswa. Saat meninjau Dapur SPPG, Djamari mengecek langsung proses produksi makanan, kebersihan, hingga pengelolaan limbah.
Ia menekankan bahwa kualitas makanan dan standar kebersihan tidak boleh diabaikan karena berkaitan langsung dengan kesehatan anak-anak.
“Pelayanan harus terus ditingkatkan. Ini menyangkut masa depan generasi kita,” tegasnya.
Pesan Tegas: Program untuk Rakyat, Bukan Kepentingan Bisnis
Djamari juga mengingatkan bahwa seluruh program yang dijalankan harus berorientasi pada kepentingan masyarakat, bukan kepentingan ekonomi kelompok tertentu.
“Ini untuk kepentingan bangsa, bukan untuk investor,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Menko Polkam didampingi Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan, Sesmenko Polkam Letjen TNI Mochammad Hasan, serta sejumlah pejabat dari kementerian dan lembaga terkait. (Arsy)

