Jumantik di 11 RW Maleber Dipantau Langsung Lurah Maleber, DBD Jadi Perhatian

DJABARPOS.COM, Kota Bandung – Ancaman demam berdarah dengue (DBD) masih menjadi perhatian di wilayah Kelurahan Maleber, Kecamatan Andir. Kondisi cuaca ekstrem dan tingginya curah hujan membuat gerakan pemberantasan sarang nyamuk kembali diperketat.

Jumat 22 Mei 2026, kader jumantik bersama PKK turun menyisir 11 RW di Kelurahan Maleber. Kegiatan tersebut dipantau langsung oleh Lurah Maleber Tina Resminingsih, S.Sos.

Turut hadir pendamping dari puskesmas, Dwi Juniarti, serta perwakilan dari LPM Kelurahan Maleber.

Pemeriksaan dilakukan secara door to door untuk mengecek tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk. Mulai dari bak air, toren, selokan kecil hingga area yang sulit dijangkau petugas ikut diperiksa.

Tina Resminingsih mengatakan kegiatan itu dilakukan untuk menekan penyebaran penyakit yang ditularkan nyamuk, terutama DBD.

“Deteksi dan basmi nyamuk, gerakan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk), serta menekan populasi nyamuk,” ujarnya.

Menurutnya, perubahan iklim membuat siklus hidup nyamuk menjadi lebih cepat sehingga kewaspadaan masyarakat perlu ditingkatkan.

“Ada, karena mengingat cuaca ekstrem perubahan iklim dan tingginya curah hujan, siklus hidup nyamuk aides aegetif semakin cepat dan untuk menekan resiko dengan adanya gerakan PSN adanya Gertak Jumanti setiap tahunnya,” katanya.

Di lapangan, petugas masih menemukan sejumlah kendala. Selain penghuni rumah yang tidak berada di tempat, sebagian warga juga dinilai masih terlalu bergantung pada fogging.

“Kurangnya edukasi, masih banyak masyarakat yang mengandalkan foging dibandingkan membersihkan lingkungan,” ucap Tina.

Kelurahan Maleber mengimbau masyarakat menjalankan gerakan 3M Plus seperti menguras tempat penampungan air, menutup wadah terbuka, hingga mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menimbulkan genangan.

Warga juga diminta menggunakan larvasida (abate), memelihara ikan pemakan jentik, dan rutin menjaga kebersihan lingkungan.

Program jumantik disebut akan terus berjalan melalui Gerakan Imah Jumantik (GIRI) dengan melibatkan 11 kader jumantik di Kelurahan Maleber. (Arsy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *