DJABARPOS.COM, Singkawang – Target penyelesaian Sekolah Rakyat di Kalimantan Barat makin dikebut. Pemerintah menambah hingga 1.200 tenaga kerja untuk mengejar penyelesaian proyek sebelum 20 Juni 2026.
Dody Hanggodo mengatakan percepatan dilakukan lewat sistem dua shift kerja agar progres pembangunan terus bergerak.
Selain penambahan pekerja, pemerintah juga membangun batching plant onsite untuk mempercepat distribusi material beton di lokasi proyek.
Sejumlah alat berat tambahan juga dikerahkan, mulai dari excavator, truck mixer, mobile crane hingga concrete pump.
“Kalau dukungan pendanaan dan tenaga tersedia, progres pekerjaan tentu bisa lebih cepat,” kata Dody saat meninjau proyek Sekolah Rakyat di Singkawang, Kamis (28/5/2026).
Saat ini terdapat tiga proyek Sekolah Rakyat yang sedang dibangun di Kalimantan Barat, yakni SR Pontianak, SR Singkawang dan SR Pemprov Kalbar.
Khusus proyek SR Pemprov Kalbar di Singkawang, pembangunan berdiri di atas lahan 6,31 hektare dengan total luas bangunan mencapai 27.365 meter persegi.
Proyek itu dikerjakan KSO WIKA-CIPTA-WEGE dengan nilai kontrak mencapai Rp223,89 miliar.
Berdasarkan data terbaru, progres pembangunan secara keseluruhan kini berada di angka 45,95 persen. (Arsy)

